Text
SKRIPSI METAFORA DALAM NOVEL HELLO KARYA TERE LIYE DAN IMPLEMENTASINYA PADA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS XII SMA
Metafora merupakan salah satu bentuk gaya bahasa yang berperan penting dalam
membangun makna dan keindahan dalam karya sastra. Penggunaan metafora tidak
hanya berfungsi sebagai hiasan bahasa, tetapi juga sebagai sarana untuk
menyampaikan gagasan dan emosi secara lebih mendalam. Oleh karena itu, kajian
metafora dalam novel menjadi penting untuk memahami cara pengarang
membentuk makna melalui bahasa.
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan klasifikasi metafora dalam
novel Hello karya Tere Liye berdasarkan teori metafora Max Black,
mendeskripsikan proses pembentukan metafora dalam novel tersebut, serta
menjelaskan implementasinya dalam pembelajaran Bahasa Indonesia kelas XII
SMA. Fokus penelitian diarahkan pada jenis metafora serta hubungan antara focus
dan frame dalam pembentukan makna metaforis.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif.
Data penelitian berupa frasa dalam kalimat yang mengandung metafora yang
bersumber dari novel Hello karya Tere Liye. Teknik pengumpulan data dilakukan
melalui metode baca dan teknik catat. Analisis data menggunakan teori metafora
Max Black yang meliputi pandangan substitusi, perbandingan, dan interaksi, serta
analisis focus dan frame.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa metafora dalam novel Hello
mencakup metafora substitusi, perbandingan, dan interaksi. Metafora substitusi
tampak pada penggunaan unsur konkret untuk menggantikan konsep lain, metafora
perbandingan menunjukkan adanya kesamaan sifat antara dua hal yang berbeda,
sedangkan metafora interaksi memperlihatkan hubungan timbal balik antara subjek
utama dan subjek tambahan dalam membentuk makna baru yang kontekstual.
Selain itu, proses pembentukan metafora menunjukkan adanya hubungan antara
focus dan frame yang saling mendukung dalam membangun makna metaforis,
dengan variasi posisi focus dalam struktur kalimat.
Hasil penelitian ini dapat diimplementasikan dalam pembelajaran Bahasa
Indonesia kelas XII SMA melalui penyusunan bahan ajar berupa handout yang
memuat materi gaya bahasa dan metafora beserta contohnya. Oleh karena itu,
disarankan agar hasil penelitian ini dikembangkan lebih lanjut melalui uji coba di
kelas agar dapat digunakan secara optimal dalam meningkatkan kemampuan
analisis dan apresiasi sastra peserta didik.
Tidak tersedia versi lain