PERPUSTAKAAN UNTIDAR Repositori Mahasiswa Untidar

Beranda Katalog Koleksi Konten Lokal Tugas Akhir Mahasiswa (Skripsi, Laporan Akhir, LKP) Lantai 2

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title
Penanda Bagikan

Text

SKRIPSI EFEKTIVITAS PENGGUNAAN PUPUK ORGANIK CAIR (POC) KITOSAN DARI LIMBAH CANGKANG RAJUNGAN (Portunus pelagicus) SEBAGAI MEDIA KULTUR Dunaliella salina

CERIANADA KHAIRUNNISA - Nama Orang;

ABSTRAK
CERIANADA KHAIRUNNISA.
Efektivitas Penggunaan Pupuk Organik Cair (POC) Kitosan dari Limbah Cangkang Rajungan (Portunus pelagicus) sebagai Media Kultur Dunaliella salina.
Dibimbing oleh THOLIBAH MUJTAHIDAH, S.Pi., M.P. dan ERIC ARMANDO, S.Pi., M.P.
Rajungan (Portunus pelagicus) merupakan salah satu komoditas ekspor unggulan di Indonesia karena memiliki nilai ekonomis dan permintaan yang tinggi. Industri pengolahan rajungan umumnya hanya memanfaatkan daging, sedangkan cangkangnya belum dimanfaatkan secara optimal. Cangkang rajungan berpotensi dijadikan pupuk karena mengandung beberapa nutrien penting yang dapat menunjang pertumbuhan Dunaliella salina. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penggunaan pupuk organik cair (POC) kitosan yang berasal dari limbah cangkang rajungan terhadap pertumbuhan Dunaliella salina. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Terpadu Universitas Tidar pada Maret–April 2025 menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan lima perlakuan dan empat ulangan, yaitu Kontrol/K (pupuk Walne 1,5 ml/L), P1 (POC kitosan 1,5 ml/L), P2 (POC kitosan 2,0 ml/L), P3 (POC kitosan 2,5 ml/L), dan P4 (POC kitosan 3,0 ml/L). Parameter yang diamati meliputi kelimpahan, laju pertumbuhan spesifik, dan pertumbuhan mutlak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian POC kitosan memberikan pengaruh signifikan terhadap seluruh parameter yang diamati. Perlakuan terbaik diperoleh P2 (2,0 mL/L) dengan hasil pertumbuhan dan kultur yang paling optimal dibandingkan perlakuan lain. Kandungan N, P, dan K dalam POC kitosan berperan penting dalam mendukung proses fotosintesis dan pembelahan sel mikroalga, sehingga berpotensi sebagai alternatif media kultur ramah lingkungan bagi Dunaliella salina.
Kata kunci: cangkang rajungan, Dunaliella salina, kitosan, pupuk organik cair


Ketersediaan
#
Ruang Skripsi (AKUAKULTUR) AKUAKULTUR KHA E 2025
112-UN57.U1-SAKL-XII-2025
Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
AKUAKULTUR KHA E 2025
Penerbit
MAGELANG : UNIVERSITAS TIDAR., 2025
Deskripsi Fisik
XVIII;80HAL;29.5CM
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
639
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
PRODI_S1_AKUAKULTUR
FAKULTAS_FAPERTA
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
  • FULLTEXT
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

PERPUSTAKAAN UNTIDAR Repositori Mahasiswa Untidar
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?