Text
SKRIPSI ANALISIS HASIL DAN KANDUNGAN ASAM AMINO PADA BIJI ENAM GENOTIPE KEDELAI
ABSTRAK
NUZULIA RAHMA NISA’UNNIDA.
Analisis Hasil dan Kandungan Asam Amino pada Biji Enam Genotipe Kedelai.
Dibimbing oleh TRI SUWARNI WAHYUDININGSIH dan AGUS SUPRAPTO.
Kedelai merupakan salah satu tanaman hortikultura yang dan produksi kedelai di dalam negeri belum mampu memenuhi kebutuhan. Upaya yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan kedelai dalam negeri dilakukan dengan menggunakan varietas kedelai unggul. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh genotipe tanaman kedelai pada hasil dan kandungan asam amino. Penelitian dilaksanakan di pada Oktober 2024 hingga Februari 2025 menggunakan Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) dengan tiga ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa genotipe G29 (Panderman x UM 6.3-96-5) memiliki polong isi tertinggi dan genotipe G29 (Panderman x UM 6.3- 96-5) menghasilkan berat biji tertinggi. Parameter berat biji berhubungan positif dengan berat 100 biji, hal tersebut menandakan ukuran biji yang besar dapat meningkatkan bobot biji per tanaman, sehingga kenaikan bobot 100 butir akan diikuti dengan kenaikan bobot biji per tanaman. Berdasarkan data uji HPLC genotipe kedelai yang memiliki kandungan asam amino Histidine, Fenilalanin, Valin, Serin, Sistein, Glisin, Aspartate. tertinggi terdapat pada G26 dan genotipe kedelai yang mengandung asam amino Leusin, Isoleusin, Metionin, Treonin, Alanin, Prolin, dan Glutamin tertinggi pada genotipe G29. Hasil penelitian ini berimplikasi pada seleksi genotipe kedelai dengan kualitas yang unggul sebagai dasar pengembangan varietas berdaya hasil tinggi dan mengandung asam amino tertinggi.
Kata kunci : genotipe, kedelai, hasil, asam amino.
Tidak tersedia versi lain