Text
SKRIPSI ANALISIS PENGARUH ASPEK EKONOMI, LINGKUNGAN, DAN STRUKTURAL TERHADAP PREVALENSI KEKURANGAN GIZI DI NEGARA G20: PENDEKATAN PANEL GMM TAHUN 2006-2023
ABSTRAK
Kekurangan gizi menjadi tantangan serius yang menghambat pencapaian pembangunan berkelanjutan. Kondisi ini tidak hanya berdampak pada kesehatan individu, tetapi juga menimbulkan konsekuensi ekonomi dan sosial yang luas. Penelitian ini bertujuan untuk analisis pengaruh dari variabel proporsi pekerja bergaji dan berpenghasilan tetap, akses layanan air minum asar, akses layanan sanitasi dasar, dan pengeluaran kesehatan terhadap prevalensi kekurangan gizi di 17 negara G20 tahun 2006-2023. Penelitian ini menggunakan data dari World Bank dengan menerapkan pendekatan kuantitatif menggunakan metode analisis regresi data panel dinamis melalui pendekatan Generalized Method of Moments (GMM), yang merupakan kombinasi antara data time series selama periode 2006-2023 dan data cross section dari 17 negara anggota G20. Data diolah menggunakan perangkat lunak Stata MP 17. Berdasarkan hasil uji spesifikasi model dengan pendekatan SYS-GMM yang terpilih sebagai model terbaik, variabel proporsi pekerja bergaji dan berpenghasilan tetap dan akses layanan air minum dasar berpengaruh negatif signifikan terhadap prevalensi kekurangan gizi. Sedangkan variabel akses layanan sanitasi dasar dan pengeluaran kesehatan berpengaruh positif signifikan terhadap prevalensi kekurangan gizi. Selain itu, secara simultan keseluruhan variabel berpengaruh signifikan terhadap prevalensi kekurangan gizi di negara G20 tahun 2006-2023. Hasil ini menekankan pentingnya perluasan formalisasi tenaga kerja, pemerataan infrastruktur air bersih, kualitas pengelolaan limbah, dan meninjau alokasi anggaran kesehatan agar lebih diarahkan pada intervensi gizi preventif untuk mengurangi kekurangan gizi.
Kata Kunci: Kekurangan Gizi, Ekonomi, Lingkungan
Tidak tersedia versi lain