Text
SKRIPSI DETERMINASI BRAIN DRAIN DI INDONESIA: PENGARUH PENGANGGURAN TERDIDIK, UPAH, PERTUMBUHAN EKONOMI DAN IPM TAHUN 2015–2024
ABSTRAK
Fenomena brain drain menunjukkan kecenderungan meningkat di Indonesia, ditandai dengan mobilitas tenaga kerja terdidik dan fluktuasi pengangguran terdidik periode 2015–2024. Permasalahan penelitian ini adalah belum konklusifnya pengaruh pengangguran terdidik, upah, pertumbuhan ekonomi, dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) terhadap brain drain. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variabel-variabel tersebut terhadap brain drain di Indonesia. Objek penelitian adalah fenomena brain drain di Indonesia dengan cakupan wilayah nasional. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang bersumber dari Badan Pusat Statistik, Kementerian Ketenagakerjaan, dan BP2MI. Metode analisis yang digunakan adalah Dynamic Panel Data dengan pendekatan System Generalized Method of Moments (SYS-GMM) untuk mengidentifikasi pengaruh jangka pendek dan jangka panjang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengangguran terdidik berpengaruh positif terhadap brain drain, upah berpengaruh negatif, serta pertumbuhan ekonomi dan IPM berpengaruh positif. Secara simultan, seluruh variabel independen berpengaruh signifikan terhadap brain drain. Temuan ini mengindikasikan bahwa keterbatasan penyerapan tenaga kerja terdidik dan ketidaksesuaian tingkat upah mendorong migrasi tenaga kerja terampil. Oleh karena itu, diperlukan kebijakan yang berfokus pada peningkatan kesempatan kerja dan kualitas lapangan kerja domestik untuk menekan fenomena brain drain.
Kata kunci: Brain Drain, Pengangguran Terdidik, Upah, Pertumbuhan Ekonomi, IPM
Tidak tersedia versi lain