Text
SKRIPSI RESPON HASIL TANAMAN MELON TERHADAP PEMBERIAN PGPR DENGAN BERBAGAI KONSENTRASI DAN FREKUENSI PENYIRAMAN PADA HIDROPONIK DRIP SYSTEM
ABSTRAK
BRELIAN ZOGA TAMA.
Respon Hasil Tanaman Melon Terhadap Pemberian PGPR dengan Berbagai Konsentrasi dan Frekuensi Penyiraman Pada Hidroponik Drip System.
Dibimbing oleh MUZAYYANAH RAHMIYAH dan NURUL ANINDYAWATI.
Peningkatan permintaan buah melon mendorong inovasi dalam teknik budidaya, salah satunya melalui hidroponik sistem irigasi tetes dan pemanfaatan mikroorganisme seperti Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi dan frekuensi pemberian PGPR terhadap hasil tanaman melon. Penelitian dilakukan pada bulan September - November 2025 di greenhouse Dusun Jetis, Desa Pancuranmas, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang, Provinsi Jawa Tengah dengan ketinggian tempat 400 m dpl. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap yang terdiri dari dua faktor, dengan faktor pertama konsentrasi PGPR (0, 10, 20 dan 30 mL/L) dan faktor kedua frekuensi pemberian PGPR (6 dan 12 hari sekali). Parameter pengamatan terdiri dari berat, diameter, panjang, ketebalan daging dan kadar kemanisan buah melon. Data dianalisis menggunakan ANOVA pada taraf 5% dan 1%, kemudian diuji lanjut jika berpengaruh nyata menggunakan uji orthogonal polynomial untuk konsentrasi PGPR. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi PGPR sebanyak 23,61 mL/L memberikan hasil optimum pada parameter diameter buah melon sebesar 11,94 cm dan konsentrasi PGPR 25,66 mL/L memberikan hasil optimum pada paramater ketebalan daging buah melon sebesar 39 mm, namun tidak berpengaruh nyata terhadap parameter berat, panjang dan kadar kemanisan. Tidak terdapat interaksi antara konsentrasi dan frekuensi pemberian PGPR pada setiap parameter yang diamati.
Kata kunci : konsentrasi, frekuensi, PGPR, melon
Tidak tersedia versi lain