Text
SKRIPSI PENGARUH INFRASTRUKTUR KESEHATAN, PENGELUARAN PER KAPITA, DAN INDEKS KEPARAHAN KEMISKINAN (P2) TERHADAP ANGKA HARAPAN HIDUP DI KABUPATEN/KOTA PROVINSI JAWA BARAT TAHUN 2014–2024
ABSTRAK
Angka Harapan Hidup (AHH) merupakan indikator utama kualitas hidup dan derajat kesehatan masyarakat dalam pembangunan ekonomi daerah. Namun, masih terdapat disparitas capaian AHH antarwilayah di Provinsi Jawa Barat, yang mengindikasikan belum optimalnya dukungan fasilitas kesehatan dan kondisi sosial ekonomi penduduk. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh infrastruktur kesehatan, pengeluaran per kapita, dan indeks keparahan kemiskinan (P2) terhadap AHH di 27 kabupaten/kota Provinsi Jawa Barat periode 2014–2024. Penelitian kuantitatif ini menggunakan data sekunder berbentuk data panel dengan total 297 observasi. Metode analisis yang digunakan adalah Regresi Data Panel dengan estimasi Fixed Effect Model (FEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, infrastruktur kesehatan dan pengeluaran per kapita berpengaruh positif dan signifikan terhadap AHH, sedangkan indeks keparahan kemiskinan (P2) berpengaruh negatif dan signifikan. Secara simultan, ketiga variabel tersebut secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap AHH. Kesimpulannya, pemerataan infrastruktur kesehatan, peningkatan daya beli masyarakat, dan upaya menekan kemiskinan ekstrem berperan krusial dalam meningkatkan AHH masyarakat di Jawa Barat.
Kata Kunci: Angka Harapan Hidup, Infrastruktur Kesehatan, Pengeluaran Per Kapita, Indeks Keparahan Kemiskinan (P2).
Tidak tersedia versi lain