Text
SKRIPSI PENGARUH CAPITAL INTENSITY, KINERJA KEUANGAN, DAN TRANSFER PRICING TERHADAP TAX AVOIDANCE DENGAN KEPEMILIKAN INSTITUSIONAL SEBAGAI VARIABEL MODERASI (Studi pada Perusahaan Pertambangan yang Terdaftar di BEI Periode 2020-2024)
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh capital intensity, kinerja keuangan, dan transfer pricing terhadap tax avoidance dengan kepemilikan institusional sebagai variabel moderasi. Penelitian ini menggunakan teori agensi tipe pertama yang menjelaskan konflik kepentingan antara manajer (agent) dan pemegang saham (principal). Konflik keagenan muncul ketika agent mengambil keputusan yang tidak sejalan dengan kepentingan principal seperti keputusan untuk melakukan strategi penghindaran pajak. Manajer cenderung berorientasi pada pencapaian kinerja jangka pendek untuk meningkatkan remunerasi, sedangkan pemegang saham tidak menyetujui tindakan penghindaran pajak karena berisiko menurunkan reputasi dan nilai perusahaan di masa mendatang. Mekanisme pengawasan diperlukan untuk mengendalikan perilaku oportunistik manajer. Variabel independen penelitian ini adalah capital intensity, kinerja keuangan, dan transfer pricing, sedangkan variabel dependen adalah tax avoidance. Kepemilikan institusional digunakan sebagai variabel moderasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder berupa laporan keuangan dan laporan tahunan perusahaan pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020–2024. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel 21 perusahaan dan total 105 observasi. Metode analisis yang digunakan adalah regresi linear berganda dengan pendekatan Moderated Regression Analysis (MRA) yang diolah menggunakan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa capital intensity dan kinerja keuangan berpengaruh positif terhadap tax avoidance. Transfer pricing tidak berpengaruh signifikan terhadap tax avoidance. Kepemilikan institusional terbukti memperlemah pengaruh positif capital intensity terhadap tax avoidance. Kepemilikan institusional tidak memoderasi pengaruh kinerja keuangan terhadap tax avoidance. Kepemilikan institusional memperkuat pengaruh transfer pricing terhadap tax avoidance.
Kata Kunci: Capital Intensity, Kinerja Keuangan, Transfer Pricing, Kepemilikan Institusional, Tax Avoidance
Tidak tersedia versi lain