Text
SKRIPSI ANALISIS PERTUMBUHAN PADS KOTA MAGELANG DAN PENGARUHNYA TERHADAP TOTAL PENERIMAAN DAERAH KOTA MAGELANG PERIODE TAHUN 2000-2004
Pemerintah daerah memiliki kewenangan yang cukup luas untuk mengembangkan potensi serta kemampuan perekonomian daerah. Agar daerah otonom dapat mengurus rumah tangganya sendiri dengan sebaik-baiknya, maka kepada daerah tersebut diberikan sumber-sumber pembiayaan yang cukup. Namun mengingat tidak semua sumber pembiayaan dapat diberikan kepada daerah, maka daerah diwajibkan pula untuk menggali sumber-sumber keuangan yang lain berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Dengan demikian pemerintah daerah otonom dapat merencanakan penerimaan dan belanja sendiri, termasuk menerapkan berbagai ketentuan di bidang retribusi dan perpajakan, sesuai dengan kebijaksanaan dan aspirasi daerahnya. Dalam pelaksanaan otonomi daerah, sumber keuangan yang berasal dari pendapatan asli daerah lebih penting dibandingkan dengan sumber-sumber diluar pendapatan asli daerah, karena pendapatan asli daerah dapat dipergunakan sesuai dengan prakarsa dan inisiatif daerah sedangkan bentuk pemberian pemerintah (non PAD) sifatnya lebih terikat. Dengan penggalian dan peningkatan pendapatan asli daerah diharapkan pemerintah daerah juga mampu meningkatkan kemampuannya dalam penyelenggaraan urusan daerah. Kota Magelang sebagai bagian dalam pelaksanaan otonomi daerah tersebut juga berhak, berwenang dan berkewajiban mengatur dan mengurus rumah tangganya sendiri sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Pelaksanaan otonomi di Kota Magelang dengan penggalian dan peningkatan pendapatan asli daerah diharapkan pemerintah daerah juga mampu meningkatkan kemampuannya dalam penyelenggaraan urusan daerah.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain