Text
SKRIPSI PENGARUH WORK STRESS, WORKLOAD, DAN WORK LIFE BALANCE TERHADAP INTENTION TO LEAVE KARYAWAN GENERASI Z
ABSTRAK
Penelitian ini menguji pengaruh work stress, workload, dan work life-balance terhadap intention to leave karyawan Generasi Z di Indonesia menggunakan perspektif Social Exchange Theory (SET). Penelitian kuantitatif ini melibatkan 220 responden karyawan Generasi Z dari 18 provinsi di Indonesia yang dipilih melalui teknik purposive sampling dan data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan secara online. Data dianalisis menggunakan PLS-SEM dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS 3.0. Hasil menunjukkan work stress dan workload berpengaruh positif signifikan terhadap intention to leave, sementara work-life balance tidak berpengaruh langsung. Namun demikian, work-life balance terbukti berpengaruh terhadap intention to leave melalui mediasi work stress. Temuan ini mengonfirmasi bahwa dalam perspektif SET, work stress dan workload merupakan cost dalam pertukaran sosial yang memicu ketidakseimbangan dan mendorong niat keluar, sementara work-life balance dipersepsikan sebagai ekspektasi dasar yang kehadirannya tidak secara langsung menciptakan kewajiban timbal balik. Penelitian ini berkontribusi pada literatur SET dalam konteks Generasi Z dan memberikan implikasi praktis bagi strategi retensi karyawan.
Kata kunci: Intention to leave; work stress; workload; work-life balance; generasi Z; social exchange theory
Tidak tersedia versi lain