Text
TUGAS AKHIR LAPORAN TUGAS AKHIR PENGARUH MEDIA PENDINGIN AIR GARAM, OLI SAE 40 DAN UDARA PADA PROSES HARDENING UNTUK BAJA K 100 (SPESIAL K)
ABSTRAKSI
Tugas Akhir ini Penulis beri judul "Pengaruh Media Pendingin Air garam, Oli SAE 40 dan Udara Pada Proses Hardening Untuk Baja K 100 (Spesial K) ".
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar kekerasan Baja K 100 (Spesial K) yang dihardening dengan menggunakan media pendingin Air Garam, Oli SAE 40, dan Udara, kemudian dihardening dengan suhu 960° C
Dalam penelitian ini menggunakan metode eksperimen, dan pengambilan sampel dibuat berdasarkan rancangan acak kelompok. Desain penelitian menggunakan tiga kelompok perlakuan panas dengan pendinginan Air garam, Oli SAE 40, dan Udara.
Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh baja K 100 (Spesial K) yang ada dalam pasaran. Baja ini merupakan jenis baja paduan dengan komponen-komponen yang terdiri dari: 2,00 % C, 0,30% Mn, 11,5% Cr, dan 0,25% Si.
A2 Hasil analisa Uji Normalitas untuk kekerasan XA1 = 5,0316, Χ2= 1,358 dan X23 4,8812. Untuk X2 tabel 11,10 dengan taraf signifikan 5% sehingga dapat diartikan varians normal untuk kekerasan.
Hasil analisa Uji Homogenitas untuk kekerasan X2 0,45. Untuk X2 tabel 5,99 dengan taraf signifikan 5% sehingga dapat diartikan varians Homogen untuk kekerasan.
Hasil Uji Hipotesis F hitung untuk kekerasan 0,926, sedangkan F tabel 3,35 dengan taraf signifikan 5%, ini berarti pengaruh penggunaan suhu hardening dengan media pendingin Air Garam, Oli SAE 40, dan Udara menunjukkan adanya keberartian secara statistika.
Dari pengujian kekerasan diperoleh hasil rata-rata untuk media pendingin Air Garam = 60,58 HRC, Oli SAE 40-59,8 HRC dan Udara 58,88 HRC.
Atas dasar penelitian ini, proses hardening yang paling baik untuk kekerasan dipilih suhu 960° C dengan menggunakan pendingin Air Garam, Oli SAE 40, dan Udara.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain