Text
SKRIPSI ANALISIS PELAKSANAAN PENGEMBANGAN KOMPETENSI PEGAWAI APARATUR DI BADAN KEPEGAWAIAN DAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA KOTA MAGELANG
ABSTRAKA
nalisis Pelaksanaan Pengembangan Kompetensi Pegawai Aparatur di Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kota Magelang
Alia Dima Meizaluna (2120201067)
Jurusan Ilmu Administrasi Negara,
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik,
Universitas Tidar
Pengembangan kompetensi pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) menjadi kunci penting dalam mewujudkan birokrasi yang efektif, efisien, dan berorientasi pada hasil. Pemerintah Kota Magelang melalui Peraturan Walikota Magelang Nomor 68 Tahun 2022 telah berkomitmen melaksanakan pengembangan kompetensi secara sistematis. Melalui BKPSDM Kota Magelang, pengembangan kompetensi telah dilaksanakan setiap tahun sesuai dengan kebutuhan dan ketentuan yang berlaku. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan pengembangan kompetensi pegawai aparatur di BKPSDM Kota Magelang dengan menggunakan teori MSN-Approach. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa dalam aspek Mentality tercermin melalui sikap profesional, komitmen pelaksana dan tanggung jawab pelaksana serta peserta. Aspek System tercermin melalui penerapan regulasi yang akuntabel, penanaman nilai BerAKHLAK bagi ASN, serta penerapan struktur organisasi yang adaptif. Aspek networking diwujudkan melalui kemitraan strategis dengan berbagai pihak, dan sinergitas antar instansi yang terbangun secara kolaboratif. Namun demikian, terdapat temuan penelitian yaitu rendahnya motivasi pegawai dan dorongan untuk mengikuti pengembangan kompetensi, BKPSDM Kota Magelang belum mampu menyelenggarakan diklat secara mandiri, belum konsistennya evaluasi pasca diklat berbasis dampak, dan keterbatasan kuota penyelenggara diklat. Berdasarkan temuan tersebut, perlu adanya program pembinaan motivasi secara berkala berbasis dengan kebutuhan, pengadaan pelatihan internal secara bertahap, membentuk mentoring dan evaluasi pasca pelatihan terstandar, serta menetapkan prioritas peserta diklat.
Kata Kunci : Pengembangan Kompetensi, MSN-Approach, Implementasi Kebijakan Publik
Tidak tersedia versi lain