Text
SKRIPSI ANALISIS MANAJEMEN EVENT BUDAYA “GEDONG FESTIVAL” 2025
ABSTRAK
ANALISIS MANAJEMEN EVENT BUDAYA “GEDONG FESTIVAL” 2025
Aisyahrun Innayyah Resti Mawardani, Eny Ratnasari, Anita Amaliyah
“Gedong Festival” 2025 merupakan event budaya yang diselenggarakan secara kolektif oleh Pemerintah Kelurahan Gedong bersama karang taruna dan warga Lingkungan Pule sebagai upaya pelesatarian budaya. Dalam penyelenggaraannya, “Gedong Festival” 2025 mengalami sejumlah kendala manajemen event seperti tahap riset, desain, perencanaan dan evaluasi karena waktu persiapan yang terbatas. Sehingga, penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan manajemen event budaya “Gedong Festival” 2025. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan analisis berdasarkan teori manajemen event Goldblatt dan konsep kelayakan event Shone dan Parry. Data dikumpulkan melalui wawancara dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyelenggaraan “Gedong Festival” 2025 telah memenuhi unsur kelayakan event sebagaimana konsep Shone dan Parry. Kemudian ketika dianalisis dengan model manajemen event Goldblatt, dalam setiap tahapnya tedapat upaya alternatif diluar teori seperti pertama, penjualan merchandise untuk mengatasi keterbatasan anggaran. kedua, terdapat nilai sosial budaya masyarakat yang sangat dominan terkait koordinasi yaitu nilai guyub rukun masyarakat Lingkungan Pule. Hal tersebut membuat masyarakat dan
panitia memiliki rasa tanggung jawab bersama, sehingga keterlibatan warga muncul secara sukarela untuk mendorong keberhasilan event. Selain itu pada tahap desain, panitia juga memanfaatkan tebing karst sebagai background dari panggung pertunjukan. Namun, masih ditemukan kendala seperti pada tahap riset yang belum terdapat pemetaan potensi budaya. Pada tahap desain terjadi gangguan teknis proyektor saat visual mapping ketika pementasan dan publikasi belum digunakan sebagai sarana promosi event karena keterbatasan waktu dan double jobdesk panitia, serta evaluasi yang belum terstruktur. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan penguatan pada tahap riset, desain dan evaluasi agar penyelenggaraan Gedong Festival selanjutnya dapat berjalan lebih optimal.
Kata kunci: Event Budaya, Gedong Festival, Manajemen Event, Visual Mapping Tebing Karst, Wonogiri
Tidak tersedia versi lain