Text
SKRIPSI PENGARUH ANGKATAN KERJA, MODAL FISIK, MODAL MANUSIA, DAN KETERBUKAAN PASAR TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI: STUDI KASUS EMERGING MARKET ASIA-8 2018-2023
ABSTRAK
Pertumbuhan ekonomi merupakan indikator utama keberhasilan pembangunan dan tujuan sentral kebijakan ekonomi di seluruh dunia. Dalam era globalisasi yang semakin intensif, negara-negara Emerging Market Asia-8 yaitu China, India, Indonesia, Korea Selatan, Malaysia, Pakistan, Thailand, dan Filipina yang secara bersamaan menghadapi guncangan pandemi COVID-19 dan ketegangan geopolitik, yang turut memengaruhi laju pertumbuhan ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh angkatan kerja (Labour Force), Modal Fisik (Foreign Direct Investment), Modal Manusia (Human Development Index), dan Keterbukaan Pasar (Trade Openness) terhadap pertumbuhan ekonomi di negara Emerging Market Asia-8 selama periode 2018 hingga 2023. Data Pendekatan yang digunakan dalam studi ini mencakup analisis deskriptif serta metode kuantitatif dengan menerapkan model regresi data panel dinamis yang diperoleh melalui World Bank, UN Trade, IMF, UNDP, Our World in Data, dan MSCI. Berdasarkan hasil regresi menggunakan metode Generalized Method of Moments (GMM) menyatakan bahwa angkatan kerja, modal manusia, dan keterbukaan pasar berpengaruh positif dan signifikan secara statistik terhadap pertumbuhan ekonomi, baik dalam jangka pendek maupun panjang. Sementara itu, Modal Fisik tidak signifikan secara statistik baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Oleh karena itu, pemerintah di negara Emerging Market Asia-8 perlu memperkuat regulasi pembangunan yang komprehensif dalam peningkatan kualitas dan produktivitas angkatan kerja, selektivitas penerimaan FDI berbasis alih teknologi, investasi berkelanjutan dalam pendidikan dan kesehatan, serta penguatan keterbukaan perdagangan yang didukung reformasi institusional.
Kata kunci : Pertumbuhan Ekonomi, Modal Fisik, Modal Manusia, Keterbukaan Pasar
Tidak tersedia versi lain