Text
SKRIPSI ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEMISKINAN MULTIDIMENSI DI PAPUA PEGUNUNGAN: STUDI EMPIRIS MENGGUNAKAN DATA SUSENAS 2024
ABSTRAK
Kemiskinan multidimensi merupakan persoalan pembangunan yang tidak hanya mencerminkan kekurangan pendapatan, tetapi juga kegagalan pemenuhan kapabilitas dasar manusia pada berbagai dimensi kehidupan, seperti dimensi kesehatan, pendidikan, dan standar hidup layak. Pada tahun 2021, Provinsi Papua Pegunungan sebagai daerah otonomi baru menghadapi tantangan ekstrem dengan lebih dari 80% penduduk atau sekitar 1,2 juta jiwa dari total 1.408.641 jiwa penduduknya mengalami deprivasi simultan pada berbagai dimensi kehidupan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi kemiskinan multidimensi dan mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi kemiskinan multidimensi di Provinsi Papua Pegunungan pada tahun 2024. Objek penelitian ini adalah rumah tangga di Provinsi Papua Pegunungan, dengan menggunakan data sekunder mikro Susenas Maret 2024 yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik. Metode yang digunakan adalah metode Alkire-Foster untuk mengukur Indeks Kemiskinan Multidimensi (IKM) dan regresi logistik biner untuk menguji pengaruh sembilan variabel independen terhadap kemiskinan multidimensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai IKM di Provinsi Papua Pegunungan sebesar 0,398 dengan prevalensi penduduk miskin multidimensi mencapai 76,67% dan intensitas deprivasi sebesar 54,02% yang didominasi oleh dimensi pendidikan dan standar hidup layak. Hasil analisis regresi logistik biner menunjukkan bahwa tingkat pendidikan KRT, status perkawinan KRT, sektor pekerjaan KRT, status pekerjaan KRT, ukuran rumah tangga, akses internet RT, dan lokasi tempat tinggal RT berpengaruh positif dan signifikan terhadap kemiskinan multidimensi, sementara usia KRT dan jenis kelamin KRT tidak berpengaruh signifikan terhadap kemiskinan multidimensi. Artinya, kemiskinan multidimensi di Provinsi Papua Pegunungan bersifat struktural dan memerlukan intervensi kebijakan lintas sektoral yang terintegrasi.
Kata Kunci: Kemiskinan Multidimensi, Metode Alkire-Foster, Papua Pegunungan, Regresi Logistik Biner
Tidak tersedia versi lain