Text
SKRIPSI DETERMINAN TINGKAT PENGANGGURAN TERBUKA DARI SISI PERMINTAAN DAN PENAWARAN TENAGA KERJA DI PROVINSI JAWA BARAT TAHUN 2017-2024
ABSTRAK
Pengangguran merupakan permasalahan struktural yang mencerminkan ketidakseimbangan antara permintaan dan penawaran tenaga kerja. Provinsi Jawa Barat sebagai wilayah dengan jumlah penduduk terbesar di Indonesia masih menghadapi tingkat pengangguran terbuka yang relatif tinggi dan berfluktuasi selama periode 2017–2024. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh faktor dari sisi permintaan tenaga kerja, yaitu upah minimum dan pertumbuhan ekonomi, serta dari sisi penawaran tenaga kerja, yaitu rata-rata lama sekolah, tingkat partisipasi angkatan kerja, dan jumlah penduduk miskin terhadap tingkat pengangguran terbuka di Provinsi Jawa Barat. Penelitian ini menggunakan data sekunder berbentuk data panel dari 27 kabupaten/kota selama periode 2017–2024.
Metode analisis yang digunakan adalah regresi data panel dengan pendekatan Fixed Effect Model (FEM) serta menggunakan uji asumsi klasik dan uji statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial upah minimum berpengaruh positif dan signifikan terhadap tingkat pengangguran terbuka. Sementara itu, pertumbuhan ekonomi, rata-rata lama sekolah, dan tingkat partisipasi angkatan kerja berpengaruh negatif dan signifikan terhadap tingkat pengangguran terbuka. Adapun jumlah penduduk miskin tidak berpengaruh signifikan. Secara simultan, seluruh variabel independen berpengaruh signifikan terhadap tingkat pengangguran terbuka di Provinsi Jawa Barat. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia dan pertumbuhan ekonomi berperan penting dalam menurunkan pengangguran, sementara kebijakan upah minimum perlu diselaraskan dengan kondisi pasar tenaga kerja.
Kata Kunci: Tingkat Pengangguran Terbuka, Upah Minimum, Pertumbuhan Ekonomi, Rata-rata Lama Sekolah, Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja
Tidak tersedia versi lain