Text
SKRIPSI ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERTUMBUHAN PDRB SEKTOR INDUSTRI PENGOLAHAN DI INDONESIA TAHUN 2017-2024
ABSTRAK
Sektor industri pengolahan merupakan penggerak utama pertumbuhan ekonomi nasional dengan kontribusi terhadap PDB yang terus meningkat dari 18,34% pada tahun 2022 menjadi 18,98% pada tahun 2024. Namun, pertumbuhan PDRB Sektor industri pengolahan antarprovinsi di Indonesia masih menunjukkan disparitas yang signifikan, di mana aktivitas industri terkonsentrasi di Pulau Jawa sementara wilayah Indonesia Timur memiliki kontribusi yang jauh lebih rendah, serta sempat mengalami kontraksi pada tahun 2020 akibat pandemi COVID-19. Kondisi ini mengindikasikan belum optimalnya pertumbuhan PDRB Sektor industri pengolahan di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Penanaman Modal Asing (PMA), Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN), Indeks Pembangunan Manusia (IPM), teknologi, dan tenaga kerja terhadap pertumbuhan PDRB Sektor industri pengolahan. Objek penelitian adalah 34 provinsi di Indonesia selama periode 2017–2024. Metode yang digunakan adalah regresi data panel dinamis dengan estimasi Generalized Method of Moments (GMM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa PMA dan PMDN berpengaruh positif dan signifikan terhadap PDRB Sektor industri pengolahan baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. IPM dan teknologi tidak berpengaruh signifikan, mengindikasikan adanya mismatch antara kualitas sumber daya manusia dengan kebutuhan industri serta belum optimalnya adopsi teknologi. Tenaga kerja berpengaruh negatif dan signifikan, mencerminkan dominasi tenaga kerja tidak terampil dan rendahnya produktivitas. Pemerintah perlu memperkuat iklim investasi, memperbaiki sistem pendidikan vokasi, serta mendorong adopsi teknologi produktif melalui peningkatan investasi riset dan pengembangan.
Kata kunci: PDRB Sektor industri pengolahan, Investasi, Tenaga Kerja, GMM
Tidak tersedia versi lain