Text
SKRIPSI PENINGKATAN KETERAMPILAN BERBICARA DENGAN TEKNIK AUSTRALLIAN PARLIAMENTARY DEBATE PADA SISWA KELAS VIII A 1 SMPIT IHSANUL FIKRI MUNGKID
Rahayu Setiyaningrum: Peningkatan Keterampilan Berbicara dengan Teknik Australian parliamentary Debate pada Siswa Kelas VIII A I SMPIT Ihsanul Fikri Mungkid. Program Studi Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Tidar Magelang.
Keterampilan berbicara merupakan salah satu aspek penting yang harus dikuasai siswa dalam pembelajaran bahasa. Namun, keterampilan berbicara yang dimiliki oleh siswa kelas VIII SMPIT Ihsanul Fikri Mungkid belum mencapai hasil yang memuaskan. Hal ini dapat dilihat dari perolehan KKM siswa yang masih rendah. Pada penelitian awal, rata-rata yang dicapai siswa hanya 62, sementara KKM untuk KD tersebut adalah 70. Oleh karena itu, keterampilan berbicara siswa Kelas VIII A I SMPIT Ihsanul Fikri Mungkid perlu ditingkatkan agar kompetensi siswa dalam berbahasa dapat meningkat. Untuk mewujudkan hal tersebut, diperlukan adanya alternatif penyelesaian agar pembelajaran dapat meningkatkan minat siswa dalam pembelajaran keterampilan berbicara, sekaligus meningkatkan kompetensi siswa. Salah satu alternatif yang dapat dilakukan adalah dengan menggunakan teknik Australian Perliamentary Debate dalam pembelajaran keterampilan berbicara. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah, (1) Apakah pembelajaran menyampaikan argumen dapat meningkatkan minat siswa kelas VIII A 1 SMPIT Ihsanul Fikri Mungkid dalam pembelajaran keterampilan berbicara?, dan (2) Apakah teknik Australian Parliamentary Debate dapat meningkatkan keterampilan berbicara siswa kelas VIII A 1 SMPIT Ihsanul Fikri Mungkid?. Tujuan yang akan dicapai dalam penelitian ini adalah, (1) Untuk meningkatkan minat siswa kelas VIII A 1 SMPIT Ihsanul Fikri Mungkid dalam pembelajaran keterampilan berbicara, dan (2) Untuk meningkatkan keterampilan berbicara siswa kelas VIII A I SMPIT Ihsanul Fikri Mungkid dengan teknik Australian Parliamentary Debate.
Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 1-25 November 2011 di SMPIT Ihsanul Fikri Mungkid. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII A 1 yang berjumlah 30 anak. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus. Pada Siklus I terdapat tiga kali pembelajaran dan satu kali ujian, sedangkan pada Siklus II, terdapat dua kali pembelajaran dan satu kali ujian. Pengumpulan data dilakukan dengan tes dan nontes. Instrumen yang digunakan dalam pengumpulan data adalah tes berbicara dengan teknik Australian Parliamentary Debate, observasi, dan wawancara. Analisis data secara kuantitatif dilakukan untuk menganalisis data tes, sedangkan untuk data nontes dianalisis secara kualitatif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata siswa meningkat sebesar 2,6. Dalam ujian Siklus I rata-rata siswa adalah 17,17, dan pada Siklus II menjadi 19,77. Perolehan KKM siswa meningkat sebesar 13%, yaitu 6 anak pada Siklus 1 menjadi 10 anak pada Siklus II. Nilai rata-rata siswa dalam setiap pembelajaran juga meningkat. Pada pembelajaran pertama rata-rata 14,87, pembelajaran kedua 16,73, pembelajaran ketiga 17,13, pembelajaran keempat 18,60, dan pembelajaran kelima 19,67. Perilaku siswa juga menunjukkan adanya perubahan ke arah yang lebih baik. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa teknik Australian Parliamentary Dehate dapat meningkatkan minat dan keterampilan siswa dalam pembelajaran berbicara.
Kata kunci: peningkatan, berbicara, Australian Parliamentary Debate
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain