Text
SKRIPSI ANALISIS PENGARUH SEKTOR PERTANIAN, SEKTOR INDUSTRI DAN TENAGA KERJA TERHADAP PERTUMBUHAN PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO KABUPATEN TEMANGGUNG TAHUN 1994-2001
Otonomi daerah merupakan peluang dan tantangan bagi daerah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kabupaten Temanggung sebagai daerah otonom dalam menyelenggarakan pembangunan harus serasi, selaras serta tidak bertentangan dengan arah kebijaksanaan nasional namun tetap berpijak pada karakteristik wilayah, kondisi, potensi dan aspirasi yang berkembang dalam masyarakat lokal, dan dilaksanakan dalam rangka mewujudkan setinggi-tingginya kesejahteraan segenap lapisan masyarakat.
Untuk mengetahui hasil pembangunan ekonomi yang telah dicapai suatu daerah salah satu indikatornya adalah Produk Domestik Regional Bruto. Gambaran ekonomi di masa lalu dan yang sedang berjalan serta kemungkinan-kemungkinan di masa yang akan datang dapat dikaji dari angka PDRB, begitu pula mengenai peranan masing-masing sektor ekonomi dapat diketahui.
Pembangunan ekonomi dipengaruhi hubungan antara manusia dengan faktorfaktor produksi yang lain. Dari segi penduduk sebagai faktor produksi, maka hanya penduduk yang berupa tenaga kerja yang dapat dianggap sebagai faktor produksi. Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Temanggung yang merupakan daerah agraris terutama didukung oleh pertumbuhan di sektor pertanian yang masih menjadi tumpuan utama sumber mata pencaharian sebagian besar penduduk dan di dukung oleh berbagai sektor dengan sektor industri pengolahan sebagai penunjang utamanya. Sektor industri pengolahan diyakini sebagai sektor yang memiliki kemampuan untuk menjembatani sektor-sektor dalam perekonomian karena memiliki keanekaragaman
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain