Text
SKRIPSI PENGARUH JUMLAH UANG BEREDAR, SUKU BUNGA DAN PENGELUARAN KONSUMSI MASYARAKAT TERHADAP INFLASI DI INDONESIA PERIODE 2005-2014
Inflasi menyebabkan timbulnya sejumlah biaya sosial yang harus ditanggung oleh masyarakat. Inflasi menimbulkan dampak negatif pada distribusi pendapatan. Masyarakat golongan bawah dan berpendapatan tetap akan menanggung beban inflasi dengan turunnya daya beli mereka. Usaha untuk menekan harga ini dapat dilakukan dengan menekan laju kenaikan jumlah uang beredar misalnya dengan pembatasan pemberian kredit atau dengan menaikkan suku bunga pinjaman. Tetapi dampak yang ditimbulkan adalah akan terjadi kelesuan investasi, dan meningkatnya jumlah uang beredar yang pada akhirnya akan menurunkan Pendapatan Nasional. Dengan fluktuasi tingkat suku bunga yang terjadi akan mempunyai implikasi yang penting terhadap sektor riil maupun sektor moneter dalam perekonomian. Tingkat bunga yang tinggi akan menjadi masalah yang menyulitkan bagi investasi di sektor riil. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis Pengaruh Jumlah Uang Beredar, Suku Bunga Dan Pengeluaran Konsumsi Masyarakat Terhadap Inflasi Di Indonesia Periode 2005- 2014." Penelitian ini berbentuk penelitian deskriptif analisis Jenis data yang digunakan adalah data sekunder, yang terdiri dari data jumlah uang beredar, suku bunga, pengeluaran konsumsi masyarakat dan inflasi periode 2005-2014. Analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda dan Uji F. Hasil penelitian ini sebagai berikut 1) Hasil uji F didapatkan Fhitung sebesar 10,297 lebih besar daripada F tabel sebesar 8,45. Maka jumlah uang beredar, suku bunga dan pengeluaran konsumsi masyarakat secara bersama-sama berpengaruh secara bermakna terhadap terhadap inflasi di Indonesia; 2) Hasil uji koefisien determinasi diperoleh R = 0,837 yang mana menunjukkkan bahwa inflasi di Indonesia sebesar 83,7% dipengaruhi oleh jumlah uang beredar, suku bunga dan pengeluaran konsumsi masyarakat, sedangkan sisanya sebesar 16,3% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diamati dalam penelitian ini; 3) Dari hasil analisis diatas dapat disimpulkan bahwa teori yang menyatakan apabila tingkta suku bunga tabungan tinggi maka jumlah uang beredar akan sedikit atau kecil. Dengan demikian tingkat inflasinya akan rendah. Akibat dari hal tersebut, maka harga barang dan jasa juga rendah, sehingga pola konsumsi masyarakat untuk mendapatkan atau memiliki barnag dan jasa akan terjangkau. Hal tersebut terbukti dari analisis penelitian penulis.
Kata kunci: jumlah uang beredar, suku bunga, pengeluaran konsumsi masyarakat dan inflasi
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain