Text
SKRIPSI ANALISIS EFISIENSI,EFEKTIFITAS DAN KONTRIBUSI PARKIR TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH KOTA MAGELANG
Sejak diberlakukannya era otonomi daerah pada Januari 2001, maka tiap daerah akan menginspirasi untuk memberdayakan sumber daya baik fisik ataupun non fisik yang ada di wilayahnya. Otonomi memberikan kebebasan kepada pemerintah kabupaten atau pemerintah kota untuk mengatur rumah tangganya sendiri, sehinga daerah memiliki kewenangan dan kemampuan untuk menggali sumber keuangan, mengelola dan menggunakan keuangan sendiri yang cukup memadahi membiayai penyelenggaraan pembangunan daerah. Adapun yang menjadi sumber penerimaan daerah dalam pelaksanaan desentralisasi, antara lain: Pendapatan Asli Daerah (PAD), Dana Perimbangan, Lain-lain pendapatan. Salah satu sumber penerimaan daerah adalah Pendapatan Asli Daerah, dimana didalam Pendapatan Asli Daerah terdapat sektor Retribusi Daerah yang mana retribusi daerah juga memberikan kontribusi yang cukup besar. Salah satu bentuk Retribusi Daerah di Kota Magelang yang mempunyai potensi cukup besar untuk dikembangkan adalah retribusi parkir. Wilayah Kota Magelang memiliki potensi retribusi parkir yang besar dalam mengembangkan retribusi parkir, karena Kota Magelang merupakan pusat kegiatan perekonomian dari beberapa daerah di exs Karisidenan Kedu. Dari data diatás dapat disimpulkan bahwa retribusi parkir mampu mendukung PAD dengan memberikan peranan yang optimal bila ditangani dengan baik. Untuk mengoptimalkan penerimaan retribusi parkir, maka perlu diketahui beberapa faktor yang mempengaruhi. Dalam penelitian ini, dilakukan survey dan pengamatan langsung terhadap lokasilokasi parkir yang ada di Kota Magelang, untuk mengetahui potensi retribusi parkir yang sebenarnya sehingga tepat dalam menentukan target, jadi penerimaan retribusi parkir dapat optimal. Berdasarkan penelitian yang dilakukan diperoleh hasil potensi retribusi parkir yang sebenarnya sebesar Rp. 727.656.000,-. Pada tahun 2009 target yang ditetapkan sebesar Rp. 488.079.000, jadi target yang ditetapkan sebesar 67.08 % dari potensi yang sebenarnya, maka terdapat 32.92 % potensi yang hilang, sehingga target parkir masih bisa ditingkatkan. Ada beberapa faktor yang saling berkaitan dan harus dilakukan untuk lebih mengoptimalkan penerimaan retribusi parkir, antara lain pemungutan retribusi parkir lebih efektif, peningkatan ketertiban petugas pemungut dan peningkatan pelayanan parkir yang diberikan, untuk itu diperlukan perbaikan sistem pemungutan retribusi parkir, salah satunya dengan sistem parkir berlangganan, sehingga tujuan optimalisasi realisasi penerimaan retribusi parkir di Kota Magelang akan dapat tercapai.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain