Text
SKRIPSI EVALUASI PENGARUH KETIDAKSEIMBANGAN BEBAN TERHADAP KUALITAS SISTEM KELISTRIKAN DI GEDUNG FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS TIDAR
Gedung Fakultas Teknik Universitas Tidar merupakan fasilitas akademik yang
menggunakan sistem distribusi listrik tiga fasa empat kawat dengan karakteristik beban
satu fasa yang bersifat fluktuatif, sehingga berpotensi menimbulkan ketidakseimbangan
beban antar fasa yang dapat memengaruhi kualitas daya listrik. Penelitian ini bertujuan
untuk mengevaluasi dampak ketidakseimbangan beban terhadap kualitas sistem kelistrikan
gedung melalui analisis parameter ketidakseimbangan beban, arus netral, Voltage
Unbalance Factor (VUF), deviasi tegangan, serta faktor daya. Data diperoleh dari sistem
Automatic Meter Reading (AMR) tipe EDMI MK10E pada Main Distribution Panel
(MDP) tegangan rendah selama periode 9–15 Februari 2026, yang kemudian diolah
menggunakan perangkat lunak GNU Octave dengan metode komponen simetris (Teorema
Fortescue) dan metode koefisien ketidakseimbangan beban. Hasil analisis menunjukkan
bahwa tingkat ketidakseimbangan beban berkisar antara 0,69% hingga 15,06%, dengan
nilai tertinggi terjadi pada jam operasional puncak (08.00–14.00 WIB) yang melebihi batas
toleransi 10% sesuai SK DIR PLN No. 0017 Tahun 2014, sehingga memicu arus netral
mencapai 79,61 A. Meskipun demikian, nilai VUF berada pada rentang 0,06%–0,37%,
masih di bawah batas 2% sesuai IEEE Std. 1159-2019, yang mengindikasikan kestabilan
tegangan relatif terjaga. Sistem juga mengalami kondisi overvoltage pada kisaran 1,09
1,11 p.u., yang diperburuk oleh penurunan faktor daya hingga 0,42 pada beban rendah di
luar jam operasional akibat tidak berfungsinya kapasitor bank. Upaya perbaikan melalui
redistribusi beban sebesar 6,59 A dari fasa R ke fasa S dan 5,82 A dari fasa T ke fasa S
terbukti mampu menyeimbangkan arus antar fasa mendekati nilai ideal 132,08 A,
sementara kebutuhan kompensasi daya reaktif sebesar 69,4 kVAR atau setara 2.603,4 μF
direkomendasikan untuk dipenuhi melalui penggunaan Automatic Power Factor Controller
(APFC) guna mencegah overcompensation serta menjaga profil tegangan tetap dalam batas
standar yang aman.
Tidak tersedia versi lain