Text
SKRIPSI ANALISIS DAMPAK KEGAGALAN AIR BREAK SWITCH (ABSW) TERHADAP KEANDALAN OPERASIONAL JARINGAN DISTRIBUSI 20 KV BERDASARKAN WEIBULL DISTRIBUTION SEBAGAI DASAR PENGGANTIAN KE LOAD BREAK SWITCH (LBS)
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak gangguan ABSW terhadap
keandalan jaringan distribusi 20 kV pada penyulang SGN02 PT PLN (Persero) ULP
Magelang Kota serta menganalisis karakteristik gangguan menggunakan Distribusi
Weibull. Metode penelitian dilakukan dengan menghitung indeks keandalan SAIFI
dan SAIDI berdasarkan data gangguan penyulang SGN02 tahun 2025, kemudian
dilakukan analisis Distribusi Weibull menggunakan data Time to Failure (TTF)
untuk memperoleh parameter bentuk (β), parameter skala (η), Reliability Function,
Probability Density Function (PDF), Cumulative Distribution Function (CDF), dan
Failure Rate. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai SAIFI penyulang SGN02
sebesar 2,272 kali/pelanggan dan nilai SAIDI sebesar 3,357 jam/pelanggan. Hasil
tersebut masih memenuhi standar SPLN 68-2:1986, namun belum memenuhi
standar IEEE 1366-2003. Gangguan ABSW memberikan kontribusi sebesar
30,30% terhadap nilai SAIFI dan 46,24% terhadap nilai SAIDI sistem. Analisis
Distribusi Weibull menghasilkan persamaan regresi linear Y = 0,7154X − 2,5876
dengan nilai parameter bentuk (β) sebesar 0,7154 dan parameter skala (η) sebesar
37,18 hari. Nilai β < 1 menunjukkan pola decreasing Failure Rate yang
mengindikasikan laju gangguan cenderung menurun selama periode pengamatan.
Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa gangguan ABSW memiliki
pengaruh yang signifikan terhadap keandalan penyulang SGN02 sehingga
diperlukan evaluasi operasional pada titik-titik kritis jaringan. Penggantian ABSW
menjadi Load Break Switch (LBS) dapat dipertimbangkan sebagai salah satu
alternatif untuk meningkatkan keandalan sistem distribusi tenaga listrik.
Tidak tersedia versi lain