Text
SKRIPSI EFEKTIVITAS PENDEKATAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) BERBASIS JAVANESE ETHNOMATHEMATICS (JEMATH) TERHADAP KEMAMPUAN LITERASI MATEMATIS SISWA SMP NEGERI 1 TEMPURAN
Literasi matematika adalah kemampuan individu untuk merumuskan,
menggunakan, dan menafsirkan matematika dalam berbagai konteks kehidupan
sehari-hari. Namun, kemampuan literasi matematika siswa di SMP Negeri 1
Tempuran masih rendah, sebagaimana ditunjukkan oleh nilai rata-rata tes
kemampuan awal sebesar 27,00 dari nilai maksimum 100. Hal ini disebabkan oleh
dominasi pendekatan pengajaran langsung, kurangnya pembelajaran yang
menghubungkan matematika dengan konteks dunia nyata, serta ketidakbiasaan
siswa dalam memecahkan soal-soal kontekstual.
Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menganalisis ketuntasan klasikal
kemampuan literasi matematis siswa yang diajar dengan pendekatan CTL berbasis
JEMath; (2) menganalisis ketuntasan klasikal kemampuan literasi matematis siswa
yang diajar dengan pendekatan pembelajaran langsung; dan (3) menganalisis
perbandingan kemampuan literasi matematis antara siswa yang diajar dengan
pendekatan CTL berbasis JEMath dan siswa yang diajar dengan pendekatan
pembelajaran langsung.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan quasi
experimental design yaitu nonequivalent pretest-posttest control group design.
Populasi penelitian terdiri dari seluruh siswa kelas VII di SMP Negeri 1 Tempuran
pada tahun ajaran 2025/2026. Sampel dipilih menggunakan teknik cluster random
sampling sehingga kelas VII C ditetapkan sebagai kelas eksperimen (32 siswa) yang
diajar menggunakan pendekatan CTL-JEMath dan kelas VII E sebagai kelas
kontrol (32 siswa) yang diajarkan dengan metode pengajaran langsung. Instrumen
penelitian berupa tes literasi matematis dalam bentuk soal uraian. Analisis data
mencakup uji prasyarat (normalitas dan homogenitas), pengujian hipotesis
menggunakan uji proporsi Z dan uji Independent Sample t-Test.
Tidak tersedia versi lain