Text
SKRIPSI ANALISIS SETTING RELAY OVERCURRENT DAN THERMAL OVERLOAD SEBAGAI PROTEKSI MOTOR SINKRON 014K102AM AREA FUEL OIL COMPLEX II PT KILANG PERTAMINA INTERNASIONAL REFINERY UNIT IV CILACAP
Motor sinkron merupakan salah satu peralatan penting pada sistem kelistrikan industri yang memerlukan sistem proteksi yang andal untuk mencegah kerusakan akibat gangguan hubung singkat dan beban lebih. Setting Overcurrent Relay (OCR) dan Thermal overload Relay (TOR) yang tidak tepat dapat menyebabkan ketidaksesuaian koordinasi proteksi sehingga berpotensi mengganggu kontinuitas operasi motor. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan menganalisis setting arus lebih dan beban lebih pada motor sinkron 014K102AM agar diperoleh koordinasi proteksi yang tepat. Metode penelitian dilakukan melalui perhitungan manual dan simulasi menggunakan perangkat lunak ETAP 21.0.1 yang meliputi analisis aliran daya, hubung singkat, serta koordinasi proteksi menggunakan kurva Time Current Characteristic (TCC). Hasil simulasi aliran daya motor sinkron 014K102AM beroperasi pada kondisi normal dengan arus 423,9 A, daya aktif 2.503 kW, faktor daya 92,75%, dan tegangan bus 3,42 kV, sehingga menunjukkan sistem masih berada dalam batas operasi yang aman. Hasil simulasi hubung singkat menunjukkan arus gangguan tiga fasa sebesar 22,746 kA pada Bus 2, sedangkan arus yang terdeteksi relay pada feeder sebesar 2,92 kA. Perbandingan hasil perhitungan manual dengan simulasi ETAP menunjukkan kesesuaian yang baik, dengan selisih maksimum 4,67%. Hasil simulasi relay arus lebih menunjukkan waktu trip sebesar 1,756 s pada arus gangguan 2,92 kA, sedangkan beban lebih relay bekerja dalam waktu 5,677 s. Pada analisis kapasitas thermal pada beban 110%, nilai TCU meningkat bertahap dari 4,8% (60 s) hingga 100% pada 1250 s, menunjukkan motor masih mampu beroperasi tanpa mengalami overheat karena adanya inersia termal dan proses pendinginan motor. Hasil koordinasi proteksi menunjukkan kurva OCR dan thermal overload tidak saling berpotongan sehingga selektivitas proteksi tercapai. OCR bekerja lebih cepat untuk mengamankan gangguan hubung singkat, sedangkan thermal overload berfungsi melindungi motor terhadap beban lebih sesuai karakteristik termal motor.
Tidak tersedia versi lain