Text
SKRIPSI EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN FOCUS, EXPLORE, REFLECT, AND APPLY (FERA) BERBASIS GAMIFIKASI UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS
Pemahaman terhadap konsep matematika merupakan fondasi krusial yang
memungkinkan peserta didik menghubungkan berbagai fakta, konsep, dan prinsip
matematis secara bermakna, sehingga dapat diterapkan secara akurat dalam
pemecahan beragam persoalan matematika. Berdasarkan hasil tes kemampuan awal
yang dilakukan pada peserta didik kelas VIII E MTs Negeri 2 Kota Magelang,
diketahui bahwa tingkat pemahaman konsep matematis mereka tergolong masih
rendah. Di samping itu, data wawancara mengungkapkan bahwa sejumlah peserta
didik memandang pembelajaran matematika sebagai kegiatan yang kurang
menarik, kondisi ini turut memengaruhi rendahnya partisipasi aktif mereka selama
proses pembelajaran berlangsung. Berangkat dari permasalahan tersebut,
dibutuhkan sebuah model pembelajaran yang dapat mendorong keterlibatan peserta
didik secara lebih optimal sekaligus menumbuhkan kemampuan pemahaman
konsep matematis. Salah satu model yang berpotensi menjadi solusi adalah model
pembelajaran Focus, Explore, Reflect, and Apply (FERA) yang diintegrasikan
dengan pendekatan gamifikasi.
Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengkaji ketercapaian
ketuntasan klasikal kemampuan pemahaman konsep matematis pada peserta didik
yang memperoleh pembelajaran melalui model FERA berbasis gamifikasi,
mengkaji ketercapaian ketuntasan klasikal kemampuan pemahaman konsep
matematis pada peserta didik yang memperoleh pembelajaran langsung, serta
mengidentifikasi efektifitas model pembelajaran FERA terhadap kemampuan
pemahaman konsep.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi
experimental berbentuk non-equivalent pretest-posttest control group design.
Penentuan sampel dilakukan melalui teknik cluster random sampling, dengan kelas
VIII E yang terdiri atas 31 peserta didik ditetapkan sebagai kelompok eksperimen
dan kelas VIII F yang terdiri atas 30 peserta didik sebagai kelompok kontrol.
Namun, pada tahap analisis data, hanya peserta didik yang mengikuti pretest dan
posttest secara lengkap yang dijadikan sampel penelitian, sehingga jumlah sampel
yang dianalisis menjadi 27 peserta didik pada kelas eksperimen dan 25 peserta didik
pada kelas kontrol. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini terdiri atas
lembar observasi, pedoman wawancara, lembar validasi, serta tes kemampuan
pemahaman konsep matematis. Adapun pengumpulan data dilakukan melalui
observasi, wawancara, tes, dan studi dokumentasi.
Tidak tersedia versi lain