Text
SKRIPSI ANALISIS KEMAMPUAN COMPUTATIONAL THINKING SISWA SMK PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA
Kemampuan computational thinking (CT) merupakan kompetensi krusial
yang menentukan kesiapan siswa menghadapi tantangan abad ke-21, termasuk
kesiapan kerja lulusan sekolah menengah kejuruan (SMK). Pada bidang kesehatan
khususnya, kemampuan CT menjadi bekal penting karena pekerjaan di bidang ini
menuntut ketelitian numerik dan pengambilan keputusan yang sistematis, sehingga
tanpa penguasaan CT yang memadai, lulusan berisiko tidak siap menghadapi
tuntutan dunia kerja tersebut.
Penelitian mengenai kemampuan CT pada siswa SMK bidang kesehatan
masih sangat terbatas, sehingga profil kemampuan CT siswa kelas X SMK Citra
Medika Kota Magelang beserta faktor-faktor yang memengaruhinya belum
diketahui. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan profil kemampuan CT
siswa kelas X SMK Citra Medika Kota Magelang dalam pembelajaran matematika
serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhinya.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Subjek
penelitian terdiri dari enam siswa kelas X Keperawatan 4 yang dipilih
menggunakan teknik purposive sampling dan dikategorikan ke dalam tiga
kelompok, yaitu kategori tinggi (T1 dan T2), sedang (S1 dan S2), dan rendah (R1
dan R2). Pengumpulan data dilakukan melalui tes kemampuan CT, angket, dan
wawancara. Keabsahan data diuji menggunakan triangulasi teknik, sedangkan
analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan
kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan CT siswa bervariasi pada
setiap kategori berdasarkan ketercapaian indikator dekomposisi, abstraksi,
pengenalan pola, dan berpikir algoritmik. Siswa kategori tinggi cenderung mampu
memenuhi seluruh indikator secara konsisten, siswa kategori sedang cenderung
mampu memenuhi sebagian besar indikator terutama dekomposisi, abstraksi, dan
pengenalan pola namun masih mengalami kendala pada berpikir algoritmik,
sedangkan siswa kategori rendah cenderung hanya memenuhi sebagian kecil
indikator dan bergantung pada logika sederhana tanpa strategi penyelesaian yang
jelas. Faktor-faktor yang memengaruhi kemampuan CT siswa meliputi faktor
internal berupa kemampuan prasyarat, motivasi belajar, dan kemandirian belajar,
serta faktor eksternal berupa lingkungan belajar dan pemanfaatan sumber belajar,
dengan lingkungan belajar sebagai faktor yang paling dominan.
Tidak tersedia versi lain