Text
SKRIPSI EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN CASE BASED LEARNING BERBANTUAN NEARPOD TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA SMP
Dalam pembelajaran matematika, kemampuan pemecahan masalah menjadi
salah satu kompetensi mendasar yang wajib dimiliki siswa. Namun, kenyataannya
kemampuan tersebut belum optimal di berbagai jenjang pendidikan. Hal ini terbukti
dari rendahnya kemampuan pemecahan masalah matematis siswa kelas VII MTs
Negeri 1 Kota Magelang, dengan rerata hasil tes kemampuan awal hanya 26,11 dari
skor maksimal 100, yang tergolong dalam kategori sangat rendah. Kondisi tersebut
dipengaruhi oleh proses pembelajaran matematika yang masih didominasi model
pembelajaran langsung dan berpusat pada guru, serta pemanfaatan media
pembelajaran berbasis teknologi yang masih terbatas. Berdasarkan permasalahan
tersebut, model pembelajaran case based learning berbantuan Nearpod diterapkan
sebagai solusi untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis
siswa.
Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan menganalisis ketuntasan klasikal
kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang diajar menggunakan model
pembelajaran case based learning berbantuan Nearpod pada materi bangun ruang.
Selain itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keefektifan model
pembelajaran case based learning berbantuan Nearpod dibandingkan dengan
model pembelajaran langsung terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis
siswa kelas VII MTs Negeri 1 Kota Magelang tahun ajaran 2025/2026.
Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain quasi
experimental non-equivalent pretest-posttest control group design. Populasi
penelitian adalah seluruh siswa kelas VII MTs Negeri 1 Kota Magelang tahun
ajaran 2025/2026 sejumlah 3 kelas, dengan sampel yang ditentukan melalui cluster
random sampling, yaitu kelas VII A yang berjumlah 21 siswa sebagai kelas
eksperimen dan kelas VII B yang berjumlah 22 siswa sebagai kelas kontrol. Teknik
pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, tes, dan dokumentasi,
sedangkan teknik analisis data terdiri atas uji prasyarat berupa uji normalitas dan
uji homogenitas, serta uji hipotesis berupa uji proporsi untuk hipotesis pertama dan
independent sample t-test untuk hipotesis kedua.
Tidak tersedia versi lain