Text
SKRIPSI KEEFEKTIFAN MODEL PEMBELAJARAN STUDENT FACILITATOR AND EXPLAINING (SFE) DENGAN PENDEKATAN CONTEXTUAL TEACHING LEARNING (CTL) TERHADAP KEMAMPUAN ARGUMENTASI PESERTA DIDIK PADA PEMBELAJARAN IPA SMP
Kemampuan argumentasi merupakan salah satu keterampilan penting dalam pembelajaran IPA, namun masih tergolong rendah pada peserta didik. Hasil observasi awal dan tes kemampuan awal di SMP Negeri 1 Kota Mungkid menunjukkan bahwa peserta didik cenderung memberikan jawaban singkat tanpa alasan dan bukti yang jelas, serta kurang aktif dalam mengemukakan pendapat. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh pembelajaran yang masih berpusat pada guru serta belum melatih kemampuan argumentasi secara optimal. Model pembelajaran Student Facilitator and Explaining (SFE) dengan pendekatan CTL dipandang mampu menjadi solusi karena mendorong peserta didik untuk aktif berdiskusi, menjelaskan pendapat, serta mengaitkan konsep sains dengan permasalahan konstekstual dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan model pembelajaran SFE dengan pendekatan CTL terhadap kemampuan argumentasi peserta didik pada pembelajaran IPA SMP. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jenis quasi experiment dan desain non-equivalent control group design. Populasi penelitian yaitu seluruh peserta didik kelas VIII SMP Negeri 1 Kota Mungkid, sedangkan sampel penelitian terdiri atas kelas VIII B sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII D sebagai kelas kontrol yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Kelas eksperimen menerapkan model SFE dengan pendekatan CTL, sementara kelas kontrol menggunakan model direct instruction (DI). Data dikumpulkan melalui tes kemampuan argumentasi berupa soal uraian pretest dan posttest, kemudian dianalisis menggunakan uji independent sample t-test dan uji N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model SFE dengan pendekatan CTL efektif dalam meningkatkan kemampuan argumentasi peserta didik. Hasil uji independent sample t-test menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,003 < 0,05. Nilai N-Gain kelas eksperimen sebesar 0,64 dan kelas kontrol sebesar 0,46, keduanya berkategori sedang. Dengan demikian, model pembelajaran SFE dengan pendekatan CTL efektif digunakan untuk meningkatkan kemampuan argumentasi peserta didik pada pembelajaran IPA SMP.
Tidak tersedia versi lain