Text
SKRIPSI PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) TERHADAP KEMAMPUAN LITERASI MATEMATIS DITINJAU DARI RESILIENSI MATEMATIS SISWA
Salah satu kompetensi krusial pada abad 21 adalah kemampuan literasi
matematis, yang berperan penting sebagai salah satu keterampilan dalam kehidupan
sehari-hari. Namun, hasil tes kemampuan awal literasi matematis siswa kelas VIII
MTs N 2 Magelang masih tergolong rendah berdasarkan nilai rata-rata tes
kemampuan awal yaitu sebesar 40,18. Penyebabnya karena siswa jarang diberikan
soal berbasis literasi dan masih sering menerapkan model yang berpusat pada guru.
Tujuan penelitian ini untuk: (1) menganalisis kemampuan literasi matematis
siswa yang mendapatkan model PBL dibandingkan siswa yang mendapatkan model
pembelajaran langsung; (2) menganalisis kemampuan literasi matematis siswa
dengan resiliensi matematis tinggi dibandingkan siswa dengan resiliensi matematis
sedang, dan rendah, dan kemampuan literasi matematis siswa dengan resiliensi
matematis sedang dibandingkan siswa dengan resiliensi matematis rendah; serta (3)
menganalisis interaksi antara model pembelajaran dan resiliensi matematis
terhadap kemampuan literasi matematis.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain faktorial
2×3. Sampel penelitian adalah siswa kelas VIII B dan VIII E MTs N 2 Magelang
yang dipilih menggunakan teknik cluster random sampling. Pengumpulan data
dilakukan menggunakan soal tes kemampuan literasi matematis, angket resiliensi
matematis, lembar observasi, pedoman wawancara, dan angket validasi instrumen.
Analisis data meliputi uji keseimbangan rerata menggunakan independent sample
t-test, uji prasyarat berupa uji normalitas Shapiro-Wilk dan homogenitas Bartlett,
serta pengujian hipotesis menggunakan analisis varians dua jalan dan uji lanjut
Scheffe.
Tidak tersedia versi lain