Text
SKRIPSI EFEKTIVITAS MODEL PROBLEM BASED LEARNING DIPADU DENGAN MEDIA MONOPOLI UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA SMP
Keterampilan berpikir kritis merupakan salah satu kompetensi utama abad ke-21 yang masih belum berkembang optimal di kalangan siswa Indonesia, termasuk di SMP Negeri 9 Magelang yang menunjukkan rata-rata persentase hanya 9-32% pada setiap indikator berdasarkan hasil studi pendahuluan. Kondisi ini disebabkan oleh pembelajaran konvensional yang kurang melibatkan siswa secara aktif, sementara model Problem Based Learning (PBL) sebagai alternatif solusi juga masih kurang optimal jika tidak didukung media pembelajaran yang menarik. Penelitian ini bertujuan menganalisis keefektifan model PBL dipadu dengan media monopoli dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa SMP pada mata pelajaran IPA. Penelitian menggunakan desain quasi experimental berbentuk Nonequivalent Control Group Design. Populasi penelitian yaitu siswa kelas VII SMP Negeri 9 Magelang tahun ajaran 2025/2026, dengan sampel kelas VII C sebagai kelas eksperimen dan kelas VII D sebagai kelas kontrol, masing-masing berjumlah 29 siswa. Keterampilan berpikir kritis diukur menggunakan instrumen two-tier multiple choice sebanyak 20 butir soal berdasarkan lima indikator Ennis (2011). Uji Independent Sample T-test mengungkap terdapatnya perbedaan yang signifikan pada nilai posttest kedua kelas dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Nilai N-Gain kelas eksperimen sebesar 0,72 (tinggi) dan kelas kontrol 0,46 (sedang), dengan peningkatan tertinggi pada indikator klarifikasi dasar (0,84) dan terendah pada indikator asumsi dan integrasi (0,59). PBL dipadu media monopoli lebih unggul karena keseluruhan sintaks PBL menuntun siswa untuk aktif mengidentifikasi masalah, melakukan penyelidikan, hingga menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah secara mandiri, yang kemudian diperkuat dengan integrasi media monopoli pada sintaks orientasi masalah sehingga proses identifikasi masalah menjadi lebih kontekstual dan menyenangkan melalui mekanisme permainan, sehingga seluruh indikator berpikir kritis terlatih lebih menyeluruh. Dari data tersebut, dapat ditarik simpulan bahwa model PBL dipadu media monopoli efektif meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa SMP pada mata pelajaran IPA materi gaya
Tidak tersedia versi lain