Text
SKRIPSI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN RMS (READING, MIND MAPPING AND SHARING) BERBASIS MASALAH UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN LITERASI SAINS SISWA
Literasi sains merupakan kecakapan krusial yang harus dikuasai siswa guna menghadapi tantangan global abad 21. Namun, hasil PISA menunjukkan bahwa kemampuan literasi sains siswa di Indonesia masih tergolong rendah, yakni memperoleh skor 383 poin di bawah skor rata-rata OECD yaitu 485 poin. Terdapat berbagai faktor yang berkontribusi terhadap situasi ini, salah satu penyebab utamanya adalah pembelajaran masih didominasi oleh guru. Akibatnya, siswa kesulitan memahami makna materi yang dipelajari maupun menerapkan konsepkonsep sains dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas model pembelajaran RMS (Reading, Mind Mapping and Sharing) berbasis masalah untuk meningkatkan kemampuan literasi sains siswa. Penelitian ini termasuk penelitian kuantitatif metode quasi experimental dengan desain non-equivalent control group design. Sampel diambil dengan teknik purposive sampling yang berasal dari dua kelas berbeda di SMP Negeri 9 Magelang. Sampel penelitian adalah siswa kelas VII E sebagai kelas eksperimen dan kelas VII F sebagai kelas kontrol. Hasil uji Independent Sample T-Test pada nilai pretest tidak menunjukkan perbedaan rata-rata signifikan sebesar 0,668 sedangkan posttest berdasarkan hasil uji Mann-Whitney U memperoleh nilai signifikansi sebesar 0,000 yang mengindikasikan adanya perbedaan rata-rata yang signifikan. Uji N-Gain memperoleh nilai signifikansi sebesar 0,68 dalam kategori sedang. Dengan demikian, terbukti bahwa model pembelajaran Reading, Mind Mapping and Sharing (RMS) berbasis masalah dapat meningkatkan kemampuan literasi sains siswa SMP.
Tidak tersedia versi lain