Text
SKRIPSI PENGEMBANGAN POP-UP BOOK BERBASIS KEARIFAN LOKAL TERINTEGRASI MODEL PEMBELAJARAN DISKURSUS MULTI REPRESENTASI (DMR) TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA SMP
Keterampilan berpikir kritis merupakan kemampuan penting dalam pembelajaran abad ke-21. Namun, keterampilan berpikir kritis siswa di Indonesia masih tergolong rendah. Hasil PISA 2022 menunjukkan bahwa skor kemampuan berpikir tingkat tinggi (HOTS) siswa Indonesia masih berada di bawah ambang batas 400 yang ditetapkan OECD. Selain itu, berbagai penelitian menunjukkan rata-rata keterampilan berpikir kritis siswa SMP pada pembelajaran IPA masih rendah. Hasil observasi awal pada 22 siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Parakan juga menunjukkan bahwa 64% siswa berada pada kategori rendah. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh pembelajaran yang masih bersifat konvensional dan kurangnya penggunaan bahan ajar yang menarik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kevalidan, keefektifan, dan kepraktisan bahan ajar Pop-Up Book berbasis kearifan lokal Ayam Cemani yang terintegrasi model pembelajaran Diskursus Multi Representasi (DMR) dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa SMP. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) yang dilaksanakan pada 32 siswa kelas VIII E SMP Negeri 1 Parakan. Instrumen penelitian meliputi lembar validasi ahli, soal pretest dan posttest keterampilan berpikir kritis, serta angket respon siswa. Analisis data dilakukan melalui uji validitas, uji Wilcoxon SignedRank Test, perhitungan N-Gain, dan analisis persentase kepraktisan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan ajar yang dikembangkan sangat valid berdasarkan penilaian ahli materi (91,4%) dan ahli media (92,3%). Produk juga terbukti efektif meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa, ditunjukkan oleh hasil uji Wilcoxon dengan nilai signifikansi
Tidak tersedia versi lain