Text
SKRIPSI EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN TEAM GAMES TOURNAMENT (TGT) BERBANTUAN KARTU KASUS TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS PESERTA DIDIK
Kemampuan pemecahan masalah matematis merupakan kompetensi yang
perlu dikuasai dalam pembelajaran matematika karena tidak hanya menjadi salah
satu tujuan pembelajaran matematika, tetapi juga membekali peserta didik untuk
menghadapi berbagai persoalan dalam kehidupan nyata. Kemampuan pemecahan
masalah matematis peserta didik masih tergolong rendah. Secara global, rendahnya
capaian matematika peserta didik Indonesia tercermin dari hasil TIMSS 2015 yang
menunjukkan skor rata-rata 397 dan menempatkan Indonesia pada peringkat ke-49
dari 53 negara peserta. Sejalan dengan kondisi tersebut, hasil tes awal terhadap 61
peserta didik kelas VIII SMP Negeri 3 Magelang menunjukkan bahwa rata-rata
kemampuan tersebut hanya mencapai 24,97 dari skor maksimum 100. Hasil ini
mengindikasikan bahwa kemampuan pemecahan masalah matematis peserta didik
masih berada pada kategori sangat rendah. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh
beberapa faktor, di antaranya keterlibatan peserta didik selama pembelajaran yang
belum merata serta soal-soal yang masih didominasi bentuk rutin dan prosedural
sehingga peserta didik kurang terlatih menyelesaikan permasalahan kontekstual
yang menuntut penalaran. Akibatnya, kemampuan pemecahan masalah matematis
peserta didik belum berkembang secara optimal. Oleh karena itu, diperlukan model
pembelajaran yang mampu melibatkan seluruh peserta didik secara aktif disertai
penyajian soal yang bersifat kontekstual.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan model pembelajaran
Team Games Tournament (TGT) berbantuan kartu kasus terhadap kemampuan
pemecahan masalah matematis. Penelitian ini menelaah tiga fokus utama, yaitu: (1)
efektivitas model TGT berbantuan kartu kasus, (2) efektivitas model pembelajaran
langsung terhadap kemampuan pemecahan masalah, dan (3) perbandingan
efektivitas antara kedua model pembelajaran tersebut.
Tidak tersedia versi lain