Text
SKRIPSI KEEFEKTIFAN MODEL PEMBELAJARAN READ, ANSWER, DISSCUS, EXPLAIN, AND CREATE (RADEC) BERBASIS SOCIOSCIENTIFIC ISSUES UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PEMECAHAN MASALAH SISWA SMP
Keterampilan pemecahan masalah dalam pembelajaran IPA merupakan salah satu kompetensi penting yang harus dimiliki siswa bagi perkembangan akademiknya. Namun, implementasi pembelajaran di lapangan masih didominasi oleh metode ceramah yang kurang memberikan kesempatan siswa untuk berlatih menghadapi masalah kompleks. Selain itu, hasil wawancara dengan guru IPA SMP Negeri 9 Magelang juga mengungkapkan bahwa hanya sekitar 30% siswa yang mampu menemukan solusi secara mandiri karena siswa tidak terbiasa diberikan permasalahan yang kontekstual. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keefektifan model pembelajaran Read, Answer, Disscus, Explain, and Create (RADEC) berbasis Socioscientific Issues dalam meningkatkan keterampilan pemecahan masalah siswa SMP. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain quasi experimental dengan jenis nonequivalent control group design. Subjek penelitian terdiri dari 2 kelas VII SMP Negeri 9 Magelang, yaitu kelas eksperimen yang menerapkan model pembelajaran RADEC berbasis socioscientific issues dan kelas kontrol yang menerapkan model direct instruction, masing-masing berjumlah 31 siswa. Penelitian ini menggunakan topik materi ekologi dan keanekaragaman hayati yang dilakukan 2 siklus pada masing-masing kelas. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa tes keterampilan pemecahan masalah berbentuk uraian yang diberikan pada saat pretest dan posttest. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol berdasarkan uji Mann Whitney U pada nilai posttest dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Selain itu hasil uji rata-rata NGain menunjukkan bahwa kelas eksperimen mendapatkan nilai rata-rata sebesar 0,69, dan kelas kontrol sebesar 0,489. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran RADEC berbasis socioscientific issues terbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan pemecahan masalah siswa SMP dibandingkan dengan model direct instruction.
Tidak tersedia versi lain