Text
SKRIPSI PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) DENGAN PENDEKATAN PEMBELAJARAN MENDALAM TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH KOMPLEKS DITINJAU DARI SELF-EFFICACY SISWA SMP
Kemampuan pemecahan masalah kompleks merupakan salah satu
keterampilan abad ke-21 yang penting dimiliki siswa untuk menghadapi
permasalahan yang kompleks dan dinamis. Namun, kemampuan tersebut pada
siswa SMP Negeri 4 Magelang masih tergolong rendah, ditunjukkan oleh nilai rata
rata tes kemampuan awal sebesar 39,25. Kondisi ini diduga dipengaruhi oleh
pembelajaran yang masih berpusat pada guru, terbatasnya kesempatan siswa
mengembangkan kemampuan pemecahan masalah kompleks, serta rendahnya self
efficacy dalam menyelesaikan permasalahan matematika. Penelitian ini bertujuan
untuk menganalisis pengaruh model Problem Based Learning (PBL) dengan
pendekatan Pembelajaran Mendalam (PM) terhadap kemampuan pemecahan
masalah kompleks dibandingkan pembelajaran langsung, pengaruh kategori self
efficacy terhadap kemampuan tersebut, serta perbedaan kemampuan pemecahan
masalah kompleks pada siswa dengan kategori self-efficacy yang sama antara kedua
model pembelajaran.
Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen
menggunakan factorial design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VII
SMP Negeri 4 Magelang Tahun Ajaran 2025/2026. Sampel ditentukan
menggunakan teknik cluster random sampling, sehingga diperoleh kelas VII D
sebagai kelas eksperimen dan VII A sebagai kelas kontrol. Instrumen penelitian
meliputi tes kemampuan pemecahan masalah kompleks, lembar observasi,
pedoman wawancara, dan angket self-efficacy. Analisis data awal menggunakan uji
Independent Sample t-Test, sedangkan analisis data akhir menggunakan analisis
variansi dua jalan sel tak sama dan uji lanjut Scheffé. Sebelum pengujian hipotesis
dilakukan uji normalitas dengan Lilliefors dan uji homogenitas dengan Bartlett.
Tidak tersedia versi lain