Text
SKRIPSI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN CREATIVE PROBLEM SOLVING UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPIALAN PEMECAHAN MASALAH SISWA SMP
Keterampilan pemecahan masalah termasuk dalam keterampilan abad 21 yang penting untuk diajarkan kepada siswa, karena sangat dibutuhkan dalam menyelesaikan suatu masalah di kehidupan nyata. Namun, berdasarkan hasil Programme for International Student Assessment (PISA) tahun 2022 Indonesia masih memiliki keterampilan pemecahan masalah yang rendah. Oleh karena itu, dibutuhkan adanya penerapan model yang dapat meningkatkan keterampilan pemecahan masalah siswa, yaitu menggunakan penerapan model pembelajaran Creative Problem Solving. Model ini melibatkan keaktifan siswa melalui sintaks klarifikasi masalah, pengungkapan pendapat, evaluasi dan pemilihan, serta implementasi. Penelitian ini bertujuan untuk melihat efektifitas penerapan model pembelajaran Creative Problem Solving untuk meningkatkan keterampilan pemecahan masalah siswa. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian kuantitatif dengan desain quasi experimental dan bertipe non-equivallent control group design. Subjek penelitiannya adalah kelas VII B sebagai kelas eksperimen dan VII A sebagai kelas eksperimen dan kelas VII B sebagai kelas kontrol yang ditentukan menggunakan purposive sampling. Instrumen penelitian berupa soal uraian yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Data dikumpulkan melalui pretest dan posttest, kemudian dianalisis dengan uji independent sample t-test, uji mann-whittney u, dan uji N-Gain. Kelas eksperimen yang menerapkan model Discovery Learning memperoleh skor rata-rata N-Gain sebesar 0,43 (kategori sedang) dan kelas kontrol sebesar 0,22 (kategori rendah). Kesimpulan dari penelitian ini adalah model Creative Problem Solving efektif dalam meningkatkan keterampilan pemecahan masalah siswa.
Tidak tersedia versi lain