Text
SKRIPSI KEEFEKTIFAN MODEL PEMBELAJARAN QUANTUM LEARNING BERDIFERENSIASI TERHADAP PENINGKATAN KETERAMPILAN BERPIKIR KREATIF IPA SISWA SMP
Keterampilan berpikir kreatif menjadi salah satu bagian keterampilan 4C yang dituntut pada abad ke-21, kemampuan berpikir kreatif perlu ditumbuhkan pada diri siswa selama kegiatan belajar mengajar. Namun, berdasarkan penelitian terdahulu dan observasi lapangan menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kreatif siswa di Indonesia masih berada pada kategori rendah. Model pembelajaran Quantum Learning Berdiferensiasi memberikan kebebasan kepada siswa untuk mempelajari berbagai topik sesuai dengan gaya belajar dan tingkat pemahaman mereka masingmasing. Tujuan utama penelitian ini adalah menganalisis tingkat keefektifan model pembelajaran Quantum Learning Berdiferensiasi dalam meningkatkan keterampilan berpikiran kreatif IPA siswa SMP. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan quasi experimental berdesain non-equivalent control group. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII SMP Muhammadiyah 1 Alternatif di Kota Magelang. Sampel dipilih menggunakan teknik purposive sampling, dan data dikumpulkan melalui 8 soal dalam bentuk uraian. Analisis uji-t terhadap data posttest keterampilan berpikir kreatif menghasilkan nilai sebesar 0,001 kurang dari 0,05, yang menunjukkan adanya perbedaan signifikan dalam kemampuan berpikir kreatif antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Kesimpulan ini diperkuat oleh hasil perhitungan N-Gain, di mana kelas eksperimen memperoleh skor 0,58 sedangkan kelas kontrol memperoleh skor 0,43. Berdasarkan hasil tersebut, mengindikasikan bahwa keterampilan berpikir kreatif IPA siswa SMP dalam dapat ditingkatkan melalui penerapan penerapan model Quantum Learning Berdiferensiasi.
Tidak tersedia versi lain