Text
SKRIPSI KEEFEKTIFAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING DENGAN PENDEKATAN DEEP LEARNING DALAM MENINGKATKAN LITERASI SAINS
Literasi sains merupakan kemampuan penting perlu dimiliki peserta didik untuk memahami konsep sains, melakukan penyelidikan ilmiah, serta menggunakan bukti ilmiah dalam pengambilan keputusan. Namun, kemampuan literasi sains siswa di Indonesia masih tergolong rendah. Penelitian ini bertujuan menganalisis keefektifan model pembelajaran inkuiri terbimbing dengan pendekatan deep learning dalam meningkatkan literasi sains siswa SMP. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif metode quasi experiment dan desain nonequivalent control group design. Populasi penelitian adalah siswa kelas VII SMP Negeri 1 Mertoyudan. Sampel penelitian terdiri atas kelas VII B sebagai kelas eksperimen memperoleh pembelajaran inkuiri terbimbing dengan pendekatan deep learning dan kelas VII A sebagai kelas kontrol memperoleh pembelajaran discovery learning. Instrumen penelitian berupa tes uraian literasi sains telah memenuhi uji validitas dan reliabilitas. Data dianalisis menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, Independent Sample t-Test, dan uji N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata pretest dan posttest kelas eksperimen meningkat dari 65,75 menjadi 93,06, sedangkan pada kelas kontrol meningkat dari 63,00 menjadi 89,91. Hasil Independent Sample t-Test menunjukkan nilai signifikansi pretest sebesar 0,235 (>0,05) menandakan kemampuan awal kedua kelas setara, sedangkan nilai signifikansi posttest sebesar 0,004 (
Tidak tersedia versi lain