Text
SKRIPSI EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN SEARCH, SOLVE, CREATE, AND SHARE (SSCS) BERBASIS SOCIO SCIENTIFIC ISSUES (SSI) DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH SISWA SMP
Abad 21 merupakan era yang membutuhkan sumber daya manusia yang mahir termasuk dalam kemampuan pemecahan masalah. Kurikulum Merdeka juga memfokuskan pendekatan kurikulum yang mampu menghubungkan domain kognitif dengan kemampuan memecahkan masalah. Hasil PISA 2022 menyebutkan bahwa dalam konteks kemampuan pemecahan masalah sosial dan sains menunjukkan tingkat keberhasilan yang tergolong rendah. Hasil observasi di SMPN 2 Mertoyudan dan juga menunjukkan hal yang serupa bahwa 86% siswa berada pada kategori kemampuan rendah berdasarkan analisis setiap indikatornya. Faktor penyebab rendahnya kemampuan pemecahan masalah ini yaitu karena aktivitas pembelajaran yang belum mampu memfasilitasi peningkatan kemampuan karena penggunaan model yang lebih sering berfokus pada penemuan arti dan konsep. Salah satu upaya yang dapat diterapkan untuk mengatasi rendahnya kemampuan pemecahan masalah tersebut yaitu dengan penggunaan model SSCS berbasis SSI. Penerapan SSCS berpendekatan SSI merupakan aktivitas pembelajaran berbasis masalah isu sosial sains dimana siswa perlu memecahkan permasalahan dengan solusi berdimensi sains dan sosial melalui setiap sintaks model trsebut. Tujuan penelitian ini yaitu menganalisis efektivitas penerapan model pembelajaran SSCS berbasis SSI untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah pada materi Ekologi dan Keanekaragaman Hayati. Pendekatan penelitian yang digunakan yaitu kuantitatif dengan desain non equivalent control group design yang menerapkan model SSCS berbasis SSI di kelas eksperimen dan model SSCS murni di kelas kontrol. Kemampuan pemecahan masalah diukur menggunakan instrumen pretest dan posttest pada setiap kelas. Hasil analisis data uji Mann Whitney yaitu nilai asymp. sig 2 tailed (0, 019) < 0,05 menunjukkan bahwa ada perbedaan signifikan hasil posttest kelas eksperimen dan kontrol. Hasil uji N-Gain kelas eksperimen juga menunjukkan peningkatan kemampuan pemecahan masalah yang lebih tinggi (0,64) dari kelas kontrol (0,33) meskipun keduanya berkategori sedang. Hasil analisis data ini dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran SSCS berbasis SSI efektif untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa SMP.
Tidak tersedia versi lain