Text
SKRIPSI EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN SCIENCE INTEGRATED LEARNING (SIL) DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA SMP
Pembelajaran IPA pada abad ke-21 menuntut siswa memiliki kemampuan berpikir kritis sebagai bekal dalam menghadapi berbagai tantangan global yang semakin kompleks pada era modern. Namun, kemampuan berpikir kritis siswa masih tergolong rendah. Kondisi ini disebabkan oleh penggunaan model pembelajaran yang kurang bervariasi. Oleh karena itu, guru dituntut untuk berinovasi dalam menciptakan pembelajaran yang lebih optimal agar siswa termotivasi dan bersemangat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas model SIL untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis di tingkat SMP. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain quasi-experiment, yaitu nonequivalent control group design. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 10 Kota Magelang dengan sampel kelas VIII F sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII G sebagai kelas kontrol yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa enam soal uraian yang digunakan untuk mengukur kemampuan berpikir kritis siswa dan telah memenuhi persyaratan validitas serta reliabilitas. Analisis data dilakukan menggunakan uji Independent Sample T-Test dan uji N-Gain. Hasil penelitian menunjukan bahwa hasil uji Independent Sample T-Test memperoleh nilai signifikansi 0,000 < 0,05 yang menandakan ada perbedaan signifikansi. Uji N-Gain kelas eksperimen menghasilkan nilai 0,75 sedangkan kelas kontrol menghasilkan nilai 0,20. Pada kelas eksperimen peningkatanya lebih tinggi dibandingkan dengan kelas kontrol. Hal ini menunjukan bahwa model SIL efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa SMP.
Tidak tersedia versi lain