Text
SKRIPSI STUDI KORELASI PROKRASTINASI AKADEMIK DENGAN HASIL BELAJAR KOGNITIF BIOLOGI BERDASARKAN GENDER PESERTA DIDIK DI MAN TEMANGGUNG
Prokrastinasi akademik merupakan kecenderungan peserta didik menunda
penyelesaian tugas maupun aktivitas belajar meskipun menyadari konsekuensi
yang dapat ditimbulkan. Perilaku tersebut diduga berkaitan dengan hasil belajar
kognitif biologi karena dapat memengaruhi kesiapan peserta didik dalam mengikuti
pembelajaran. Selain itu, perbedaan karakteristik belajar berdasarkan gender diduga
berkaitan dengan variasi prokrastinasi akademik dan hasil belajar kognitif. Oleh
karena itu, penelitian mengenai korelasi prokrastinasi akademik dengan hasil
belajar kognitif biologi berdasarkan gender perlu dilakukan.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis korelasi prokrastinasi akademik
dengan hasil belajar kognitif biologi peserta didik di MAN Temanggung serta
menganalisis korelasi tersebut berdasarkan gender.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional.
Sampel penelitian berjumlah 60 peserta didik kelas XI MAN Temanggung yang
terdiri atas 20 peserta didik laki-laki dan 40 peserta didik perempuan. Data
prokrastinasi akademik diperoleh melalui kuesioner yang diadopsi dari Paranna
(2021) berdasarkan indikator Ferrari et al. (1995), sedangkan data hasil belajar
kognitif diperoleh dari dokumentasi nilai Ulangan Akhir Semester (UAS) Biologi
semester genap tahun ajaran 2025/2026. Analisis data meliputi uji prasyarat berupa
uji normalitas dan uji linearitas, analisis koefisien korelasi menggunakan Pearson
Product-Moment dan Rank Spearman, serta analisis regresi linear sederhana
sebagai analisis pendukung.
Hasil penelitian menunjukkan terdapat korelasi negatif dan signifikan antara
prokrastinasi akademik dengan hasil belajar kognitif biologi secara keseluruhan (r
= -0,446; p < 0,001). Berdasarkan gender, diperoleh koefisien korelasi sebesar
0,536 (p = 0,015) pada peserta didik laki-laki berdasarkan uji Rank Spearman dan -0,361 (p = 0,022) pada peserta didik perempuan berdasarkan uji Pearson Product
Moment. Analisis regresi linear sederhana sebagai analisis pendukung
menunjukkan nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,199 pada seluruh peserta
didik, 0,232 pada peserta didik laki-laki, dan 0,130 pada peserta didik perempuan,
dengan koefisien regresi yang bernilai negatif.
Tidak tersedia versi lain