Text
SKRIPSI ANALISIS VEGETASI RIPARIAN DAERAH ALIRAN SUNGAI ELO DI MAGELANG SEBAGAI E-BOOKLET EKOSISTEM SMA
Vegetasi riparian mempunyai peranan penting baik secara ekologi maupun
pada bidang keilmuan. Lokasi yang memiliki potensi keanekaragaman vegetasi
riparian yaitu Sungai Elo Magelang. Namun, belum adanya analisis dan identifikasi
yang mengkaji tentang keanekaragaman kelompok herba, semak, dan pohon, serta
belum dilakukan pengembangan lebih lanjut. Oleh sebab itu, dilakukan penelitian
mengenai habitus herba, semak, dan pohon di DAS Elo yang dikembangkan
menjadi e-booklet pada materi Ekosistem SMA. Tujuan penelitian yaitu
mengidentifikasi komposisi vegetasi riparian pada lima titik stasiun, mengetahui
tingkat keanekaragaman vegetasi riparian, dan kelayakan e-booklet Ekosisitem.
Metode penelitian yang digunakan disebut sebagai sequential mixed methods yang
terdiri dari dua tahap yaitu deskriptif eksploratif dan pengembangan. Pada tahap
pertama menggunakan metode plot kuadrat dan purposive sampling untuk
menganalisis dan identifikasi riparian. Pada tahap kedua menggunakan metode
RnD (Research and Development) dengan empat tahapan yaitu Define, Design,
Develop, dan Disseminate (4D). Hasil penelitian memperoleh sebanyak 43 spesies
yang teridentifikasi di DAS Elo Magelang berasal dari 20 famili diantaranya 1
spesies dari famili Annonaceae, Acanthaceae, Araceae, Cleomaceae, Gramineae,
Meliaceae, Musaceae, Nyctaginaceae, Oxalidaceae, Urticaceae, dan Vitaceae; 2
spesies dari famili Cyperaceae, Commelinaceae, dan Malvaceae; 3 spesies dari
famili Amaranthaceae, Lamiaceae, dan Rubiaceae; 5 spesies dari famili Asteraceae
dan Poaceae; serta 7 spesies dari famili Fabaceae. Analisis vegetasi mendapatkan
indeks keanekaragaman Shannon-Wiener (H’) sebesar 1,037 tergolong sedang dan
indeks keseragaman (E) sebesar 0,32 tergolong rendah. e-Booklet yang
dikembangkan memperoleh hasil validasi materi sebesar 93,18% dalam kategori
sangat layak, hasil validasi media sebesar 91,34% dalam kategori sangat layak, dan
didukung oleh uji keterbacaan siswa sebesar 93,12% dan hasil respon siswa sebesar
94% dalam kategori tinggi. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa e-booklet
dapat dijadikan sebagai sumber belajar alternatif yang sangat layak digunakan.
Tidak tersedia versi lain