Text
SKRIPSI ANALISIS AKSESIBILITAS OBJEKTIF HALTE TRANS JOGJA BERBASIS JARINGAN PEJALAN KAKI MENGGUNAKAN QUANTUM GEOGRAPHIC INFORMATION SYSTEM (QGIS)
Aksesibilitas halte merupakan faktor penting dalam mendukung efektivitas layanan Bus
Rapid Transit (BRT) Trans Jogja karena perjalanan first mile dan last mile didominasi oleh pejalan
kaki. Evaluasi jangkauan layanan masih banyak menggunakan euclidean distance yang cenderung
melebihkan cakupan karena mengabaikan kondisi jaringan jalan. Penelitian ini bertujuan
menganalisis aksesibilitas objektif 46 halte Trans Jogja Koridor 4A menggunakan pendekatan
euclidean distance dan network distance berbasis Quantum Geographic Information System (QGIS)
serta menginterpretasikan perbedaannya melalui network connectivity. Analisis dilakukan
menggunakan buffer, service area, serta indeks ISAI, ASAI, dan SCRI. Hasil menunjukkan luas
layanan ideal sebesar 0,495 km², sedangkan luas layanan aktual berkisar 0,217–0,420 km² atau 43,8
84,8% dari luas ideal. Nilai SCRI berada pada rentang 0,44–0,85, terdiri atas 10 halte berkategori
rendah, 22 sedang, dan 14 tinggi. Variasi tersebut dipengaruhi oleh kepadatan persimpangan, jalan
buntu, dan hambatan fisik, sehingga network distance lebih representatif dalam mengevaluasi
aksesibilitas halte.
Tidak tersedia versi lain