Text
SKRIPSI EVALUASI KUALITAS MUTU BANGUNAN PERUMAHAN SUBSIDI DENGAN PENDEKATAN ROOT CAUSE ANALYSIS DAN VALUE ENGINEERING (STUDI KASUS: PERUMAHAN CASAKINA, BERAU)
Pembangunan perumahan subsidi di Indonesia tengah dilaksanakan secara masif sebagai
upaya strategis untuk mengatasi tingginya tingkat backlog perumahan nasional. Namun, tekanan
percepatan ini kerap mendorong pelaku konstruksi untuk menekan biaya pembangunan serendah
mungkin, yang pada akhirnya berdampak negatif terhadap kualitas, kenyamanan, dan keamanan
bagi para penghuni.
Penelitian ini mengintegrasikan metode Root Cause Analysis (RCA) dan Value Engineering
(VE) sebagai kerangka evaluasi yang komprehensif. RCA digunakan untuk mengidentifikasi faktor
faktor utama penyebab rendahnya kualitas bangunan akibat penekanan biaya, sedangkan VE
berperan dalam merumuskan alternatif solusi peningkatan kualitas dengan tambahan biaya yang
minimal. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner skala Likert, observasi lapangan, serta
wawancara mendalam dengan para pemangku kepentingan terkait.
Analisis yang diterapkan mencakup analisis deskriptif, fishbone diagram, metode 5 Whys,
serta pembobotan kriteria menggunakan Analytical Hierarchy Process (AHP) dalam kerangka value
engineering. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa secara umum penghuni menyatakan cukup
puas terhadap kondisi hunian mereka. Meskipun demikian, sejumlah elemen bangunan memerlukan
perhatian dan evaluasi lebih mendalam, di antaranya kondisi dinding, kebocoran atap, serta
kerusakan keramik lantai. Temuan ini berkorelasi dengan tingginya deviasi biaya yang tercatat pada
pekerjaan elemen-elemen tersebut, yang selanjutnya turut mempengaruhi kualitas tenaga kerja
selama proses pelaksanaan konstruksi.
Berdasarkan hasil analisis, alternatif terbaik yang direkomendasikan adalah penambahan
inspektor quality control guna memastikan standar mutu bangunan terpenuhi secara konsisten.
Integrasi RCA dan VE terbukti efektif sebagai kerangka evaluasi yang mampu menghasilkan solusi
peningkatan kualitas secara signifikan tanpa memerlukan penambahan anggaran yang besar,
sehingga relevan untuk diterapkan dalam program pembangunan perumahan subsidi nasional.
Tidak tersedia versi lain