Text
SKRIPSI PENGARUH PENAMBAHAN SERAT BAMBU PETUNG TERHADAP PENGURANGAN KEBISINGAN PADA PELAPISAN KOMPOSIT ATAP GALVALUM
Kebisingan yang ditimbulkan oleh hujan pada atap galvalum dapat mengurangi kenyamanan penghuni bangunan sehingga diperlukan material pelapis yang memiliki kemampuan meredam suara. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh variasi fraksi volume serat bambu petung terhadap tingkat kebisingan, koefisien peredam, dan kekuatan adhesi komposit bermatriks epoksi pada atap galvalum. Metode penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan melakukan pengujian secara langsung terhadap spesimen. Serat bambu petung diberi perlakuan alkali menggunakan larutan NaOH 5%, kemudian difabrikasi dengan metode hand lay-up menggunakan variasi fraksi volume serat 30%, 40%, 50%, dan 60%. Pengujian meliputi kebisingan akibat simulasi hujan, koefisien peredam, dan adhesi lapisan komposit terhadap substrat galvalum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan fraksi volume serat mampu menurunkan tingkat kebisingan serta meningkatkan koefisien peredam dan kekuatan adhesi. Variasi fraksi volume serat 60% memberikan performa terbaik dengan tingkat kebisingan terendah sebesar 82,767 dB, koefisien peredam tertinggi sebesar 0,854, dan kekuatan adhesi sebesar 3,53 MPa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan serat bambu petung berpotensi meningkatkan performa akustik dan kualitas ikatan komposit pada atap galvalum.
Tidak tersedia versi lain