Text
skripsi PERANCANGAN MESIN PENCETAK MAKANAN RINGAN “GRUBI” DENGAN METODE MORFOLOGI
Grubi merupakan makanan tradisional berbahan dasar ubi jalar dan gula merah yang proses pembentukannya masih banyak dilakukan secara manual. Metode tersebut dinilai kurang efisien karena membutuhkan waktu produksi lebih lama, tenaga kerja yang lebih besar, serta menghasilkan bentuk produk yang kurang konsisten. Penelitian ini bertujuan merancang mesin pencetak grubi menggunakan pendekatan metode morfologi untuk memperoleh konsep rancangan yang sesuai dengan kebutuhan industri rumah tangga. Tahapan penelitian meliputi studi literatur, observasi lapangan, identifikasi kebutuhan pengguna, penyusunan blok fungsi, penyusunan matriks morfologi, hingga seleksi konsep menggunakan matriks keputusan dasar. Dari proses perancangan dihasilkan beberapa alternatif desain yang kemudian dievaluasi berdasarkan kriteria ketelitian hasil cetakan, kapasitas produksi, konsumsi daya, kemudahan pengoperasian, dan kekuatan konstruksi. Hasil seleksi menunjukkan bahwa konsep terbaik adalah konsep 2 dengan nilai evaluasi sebesar 11,7. Konsep ini menggunakan sistem screw extruder sebagai pencetak, motor AC sebagai penggerak utama, transmisi menggunakan gear, serta material foodgrade pada bagian yang bersentuhan langsung dengan produk. Dimensi pada mesin berukuran 350 x 205 x 200 mm Berdasarkan perhitungan desain diperoleh kapasitas corong sebesar 8,7 kg dan massa grubi per cetakan sebesar 71,94 gram. Prototipe dibuat menggunakan teknologi 3D printing sebagai tahap validasi desain awal. Berdasarkan hasil pengujian, mesin mampu menghasilkan cetakan grubi yang lebih seragam dan mempercepat proses produksi dibandingkan metode pencetakan manual. Dengan demikian, metode morfologi dinilai efektif untuk membantu proses pengembangan desain mesin pencetak grubi.
Tidak tersedia versi lain