Text
SKRIPSI PENGARUH VARIASI TEKANAN UDARA PADA PROSES POWDER COATING TERHADAP KEKUATAN ADHESI LAPISAN SETELAH PROSES SANDBLASTING PADA ALUMUNIUM ALLOY 6061
Powder coating merupakan salah satu metode pelapisan kering yang banyak digunakan untuk meningkatkan ketahanan korosi, kekuatan adhesi, dan estetika permukaan logam, termasuk aluminium alloy 6061. Kualitas hasil pelapisan powder coating sangat dipengaruhi oleh parameter proses, salah satunya tekanan udara yang digunakan saat penyemprotan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh variasi tekanan udara (2 bar, 3 bar, dan 4 bar) pada proses powder coating terhadap kekasaran permukaan, ketebalan lapisan, kekuatan adhesi, dan laju korosi aluminium alloy 6061 yang sebelumnya telah melalui proses sandblasting. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimental dengan pendekatan kuantitatif, meliputi uji kekasaran permukaan (metode stylus), uji ketebalan lapisan (eddy current gauge), uji kekuatan adhesi (metode pull-off adhesive), dan uji laju korosi (metode potensiodinamik). Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan tekanan udara menurunkan nilai kekasaran permukaan secara signifikan, dari 0,210 µm pada tekanan 2 bar menjadi 0,073 µm pada tekanan 4 bar, serta meningkatkan ketebalan lapisan dari 49,5 µm pada tekanan 2 bar menjadi 118,0 µm pada tekanan 4 bar. Nilai kekuatan adhesi tertinggi diperoleh pada tekanan 3 bar sebesar 3,740 MPa, sedangkan nilai terendah terjadi pada tekanan 4 bar sebesar 1,023 MPa yang diduga akibat overcoating. Pengujian laju korosi menunjukkan nilai terendah pada tekanan 3 bar sebesar 0,000084 mmpy, menandakan ketahanan korosi terbaik. Berdasarkan hasil tersebut, tekanan udara 3 bar merupakan kondisi optimal dalam proses powder coating pada aluminium alloy 6061 karena menghasilkan kombinasi terbaik antara kekuatan adhesi dan ketahanan korosi.
Tidak tersedia versi lain