Text
SKRIPSI KEEFEKTIFAN MODEL PEMBELAJARAN FLIPPED CLASSROOM BERBANTUAN GOOGLE CLASSROOM TERHADAP KEMAMPUAN BEPIKIR KRITIS SISWA DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA
Berpikir kritis merupakan salah satu kemampuan yang harus dimiliki siswa pada era
revolusi industri 4.0 ini. Namun, pada kenyataannya kemampuan berpikir kritis masih
tergolong rendah. Kondisi ini disebabkan oleh proses pembelajaran yang masih
berorientasi pada guru sehingga siswa kurang diberi kesempatan untuk berpikir,
bertanya, dan mengutarakan pendapat secara aktif, serta pemanfaatan teknologi masih
belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keefektifan model
pembelajaran Flipped Classroom berbantuan dengan Google Classroom dalam
meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa SMP. Penelitian ini menggunakan
metode kuantitatif dengan desain quasi-experiment, yaitu non-equvalent control group
design. Penelitian ini dilakukan di SMP Negeri 3 Magelang dengan sampel kelasVII H
sebagai kelas eksperimen dan kelas VII G sebagai kelas kontrol yang dipilih
berdasarkan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian yang digunakan terdiri
dari enam butir soal essai untuk mengukur kemampuan berpikir kritis yang memenuhi
validitas dan realibilitas. Teknik analisis data meliputi uji Independent Sample T-Test
dan uji N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan uji hipotesis dengan menggunakan uji
Independent Sample T-Test pada nilai pretest adalah 0,039 < 0,05 yang menandakan
adanya perbedaan yang signifikan, dan pada nilai posttest menunjukkan hasil 0,000 <
0,05 yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan. Hasil uji N-Gain pada kelas
eksperimen memperoleh nilai 0,762 dengan kategori tinggi sedangkan pada kelas
kontrol memperoleh nilai 0,412 dengan kategori sedang. Hal ini menunjukkan bahwa
model pembelajara Flipped Classroom berbantuan Google Classroom efektif dalam
meningkatkan kemampuan berkipir kritis siswa.
Tidak tersedia versi lain