Text
SKRIPSI ANALISIS BIAYA DAN WAKTU PROYEK DENGAN METODE EARNED VALUE ANALYSIS, ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS, CRASHING, DAN TIME COST TRADE OFF
Keterlambatan proyek konstruksi menyebabkan penyimpangan terhadap rencana pelaksanaan sehingga diperlukan pengendalian untuk mengevaluasi kinerja biaya dan waktu, mengidentifikasi faktor penyebab keterlambatan, serta menentukan alternatif percepatan yang optimal. Penelitian ini bertujuan menganalisis kinerja biaya dan waktu proyek, mengidentifikasi faktor dominan penyebab keterlambatan, serta menentukan alternatif percepatan yang memberikan keseimbangan terbaik antara waktu dan biaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan metode Earned Value Analysis (EVA), Analytical Hierarchy Process (AHP), Crashing, dan Time Cost Trade Off (TCTO). Analisis dilakukan melalui evaluasi kinerja biaya dan waktu, identifikasi faktor penyebab keterlambatan, percepatan aktivitas lintasan kritis melalui alternatif penambahan jam kerja dan tenaga kerja, kemudian dilanjutkan dengan analisis optimasi waktu dan biaya untuk menentukan alternatif percepatan yang paling sesuai. Hasil penelitian menunjukkan proyek mulai mengalami keterlambatan pada minggu ke-11 dengan nilai Schedule Performance Index (SPI) sebesar 0,85. Faktor penyebab keterlambatan berturut-turut dari yang paling dominan adalah cuaca buruk (38,70%), kekurangan tenaga kerja (21,50%), dan produktivitas tenaga kerja yang rendah (8,90%). Penambahan 50% tenaga kerja menghasilkan durasi proyek tercepat, yaitu 141 hari dengan efektivitas sebesar 6,00%. Alternatif penambahan 1 jam kerja dipilih sebagai alternatif percepatan yang paling sesuai karena menghasilkan durasi proyek selama 146 hari dengan peningkatan biaya yang lebih rendah, sehingga memberikan keseimbangan terbaik antara pengurangan durasi proyek dan peningkatan biaya.
Tidak tersedia versi lain